Thursday, 14 November 2013

Posted by Admin GoodNews2Us | Posts under :

Good News 2 Us 5 : Suara Kebenaran


Bible Study

Posted: 12 Nov 2013 08:42 PM PST

YOSUA PASAL 21 

 Kamis November 2013

 Saudara-saudara, setelah Tuhan menunjuk kota-kota perlindungan di tengah-tengah bangsa Israel selanjutnya Tuhan juga menunjuk kota-kota bagi orang-orang Lewi. Yosua psl 21 ini berbicara khusus tentang kota-kota yang diperintahkan Allah untuk diberikan kepada suku-suku Lewi, kota-kota untuk didiami dengan tanah-tanah penggembalaannya untuk ternak mereka. Orang-0rang Lewi memang tidak mendapatkan milik pusaka di antara orang Israel, tetapi Allah sendiri yang memberi perintah supaya orang-orang Lewi diberi fasilitas di antara orang Israel. Tuhan Allah sendiri yang telah memerintahkan dengan perantaraan Musa supa- ya diberikan kepada orang-orang Lewi kota-kota untuk didiami dan tanah-tanah penggemba- laan untuk ternak mereka. Karena ini adalah perintah langsung dari Tuhan Allah sejak zaman Musa sebagai pemimpin maka orang-orang Israel memberikan dari milik pusaka mereka kota kota dengan tanah-tanah penggembalaannya kepada orang Lewi. 

Seluruhnya kota-kota orang Lewi di tengah-tengah milik orang Israel ada empat puluh delapan kota dengan tanah-tanah penggembalaannya. Bagi kita sekarang, setiap suku-suku Israel ini adalah bericara seluruh jemaat yang mau setia di gembalakan dalam terang firman Tuhan, yang mau setia mengikuti gerak firman Tuhan dan yang mau merelakan haknya untuk dipersembahkan kepada Tuhan dan pelayanan. Sedangkan suku Lewi adalah berbicara kepada seluruh hamba-hamba Tuhan atau pelayan-pelayan Tuhan yang bertugas dalam pelayanan. Tentu yang dimaksud adalah hamba-hamba Tuhan yg mau taat dan setia melakukan tugas yang diberikan Tuhan untuk dilakukan, setia melayani Tuhan & jemaat walaupun harus mengalami banyak tantangan. Karena itu setiap hamba-hamba Tuhan yang mau menyerahkan diri untuk melayani Tuhan, mempersiapkan ibadah dan pelayanan ba- gi jemaat-jemaat, pasti akan dipelihara dan diberkati Tuhan dengan spesial. Sekalipun orang Le- wi itu tidak mendapat bagian di antara orang Israel, tetapi Tuhan sendiri yang memerintahkan supaya orang Israel memberikan kota-kota mereka kepada orang Lewi.

Demikian juga hamba- hamba Tuhan yang mau melayani Tuhan dan jemaat dengan sungguh-sungguh maka Tuhan akan memerintahkan berkat-berkat-Nya kepada mereka, baik lewat jemaat yang dipimpinnya maupun orang-orang yang telah dilayaninya. Yohanes 10 : 7 - 9, 11, 14 - 16 Yesus sebagai Gem- bala yang baik telah membukakan pintu bagi domba-domba-Nya, Ia rela memberikan nyawa- Nya bagi domba-domba-Nya. Jadi dalam sistem pelayanan dan penggembalaan yang benar, Tuhan Yesus sebagai Gembala yang baik bertanggung jawab menyediakan berkat, baik berkat jasmani maupun berkat keselamatan. Sebagaimana Allah memerintahkan supaya orang Israel memberikan kota-kota kepada orang Lewi, demikian juga Tuhan akan menjadikan jemaat yg telah dilayani itu menjadi saluran berkat supaya hamba-hamba Tuhan itu terpelihara dgn baik.

Buletin Minggu

Posted: 12 Nov 2013 08:39 PM PST

"HENDAKLAH KAMU JUGA 

SIAP SEDIA" 

 Minggu November 2013

 Puji Tuhan! Kita bersyukur karena Tuhan Yesus selalu memberikan firman-Nya yang selalu baru untuk kebaikan kita. Dengan memberikan firman-Nya, bukti Yesus mengasihi dan memperhati kan kita. Firman itu adalah pribadi Allah sendiri yang diberikan kepada kita supaya kita bisa melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan Kristus sebagai Mempelai Pria Sorga. Tuhan mau supaya kita hidup sesuai dengan firman-Nya, mengalami tanda keubahan hidup, dikuduskan dan disempurnakan. Gereja Tuhan yang dikuduskan dan disempurnakan itulah yang akan dijadikan sebagai sidang mempelai perempuan Kristus. Wahyu 13 : 7 - 8 hal penting yang harus kita ketahui ada orang kudus yang mati ditangan antikristus, mati karena mempertahankan imannya. Mereka ini adalah orang-orang kudus yang tidak berhasil disempurnakan, mereka tertinggal ketika Yesus datang kali yang kedua. Karena tertinggal maka mereka masuk ke dalam aniaya besar antikristus, mereka harus mengalami penganiayaan dan penderitaan yang begitu sangat berat. Memang masih bisa selamat tetapi harus membayar harga yang besar, mereka harus membayar keselamatan itu dengan darahnya sendiri sebab mereka harus dianiaya sampai mati. Penganiyaan ini terlalu berat dan tentunya terlalu sedikit orang yang bertahan sampai mati. 

Karena itu firman Tuhan sudah mengingatkan: Barangsiapa bertelinga, hendaklah ia mendengar" (ayat 9). Maksudnya kita harus mau mendengar dan memperhatikan firman Tuhan. Karena itu firman Tuhan dalam Wahyu 13 : 18 mengingatkan: "Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu ialah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam." Bilangan binatang : enam ratus enam puluh enam artinya adalah: Tubuh, jiwa dan rohnya sudah dikuasai oleh Iblis maupun antikristus. Yang bisa memahami ini hanyalah orang yang bijaksana, yaitu orang-orang yang sudah memiliki hikmat. Hikmat yang dari Tuhan itu membuat kita menjadi bijaksana dan mengerti sehingga kita bisa mengenal pekerjaan antikristus. Sedangkan orang-orang yang tidak memiliki hikmat, tanpa disadari mereka telah memakai tanda dan cap antikristus. Mereka bukan hanya memakai capnya saja tetapi merekapun akan menjadi antikristus, yang dipakai untuk menganiaya orang-orang kudus yang tidak berhasil jadi mempelai. 

Karena itu sebagai jemaat Tuhan, kesiapan kita bukan hanya menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya, tetapi juga mempersiapkan diri supaya jangan masuk ke dalam aniaya antikristus. Kita harus terus bergaul dengan Tuhan, kita harus berjalan bersama dengan Kristus, yaitu berjalan dalam terang firman-Nya. Dalam bergaul dengan Kristus, hal yang paling penting kita lakukan adalah kita harus memperhatikan firman Tuhan. Sebab dengan memperhatikan firman Tuhan hidup kita dan hati kita akan diterangi Tuhan, dan kalau hati kita sudah diterangi maka kita akan memiliki hikmat Tuhan. Sebagaimana telah kita lihat pada minggu yang lalu Matius 24 : 15 Tuhan Yesus menekankan supaya kita memperhatikan firman yang disampaikan oleh nabi Daniel. Mengapa kita harus memperhatikan firman yang ditulis dalam kitan Daniel? Karena Daniel itu adalah orang yang suka bergaul dengan Tuhan dan suka memperhatikan firman Tuhan. 

Dan karena Daniel mau memperhatikan firman Tuhan maka Daniel pun menuliskannya supaya menjadi peringatan bagi semua orang, termasuk gereja Tuhan yang hidup di akhir zaman ini. Hal-hal yang perlu kita perhatikan dalam kitab Daniel : hal-hal yang menyangkut masa-masa yang sukar pada zaman akhir dan hal-hal yang menyangkut kedatangan Tuhan Yesus. Daniel 6 : 11 hal-hal yang dilakukan Daniel dalam membangun hubungannya dengan Tuhan : Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allah. Jadi Daniel itu adalah benar-benar seorang yang suka bergaul dengan Allah, suka berdoa dan memuji Tuhan. Maka tidak heran kalau Daniel sangat diperhatikan Tuhan, Tuhan sangat berkenan dihati Tuhan. Walaupun Daniel itu hanya seorang buangan di Babel, tetapi karena pergaulannya yang begitu erat dengan Tuhan, Tuhan yang mengangkat dan mempermuliakannya. Daniel berhasil mendapatkan kedudukan yang tinggi, Daniel itu seorang pejabat melebihi para pejabat tinggi dan para wakil raja. Mengapa? karena Daniel itu mempunyai hikmat dan roh yang luar biasa. Karena itu supaya kita juga memperoleh hikmat dan roh yang luar biasa, kita juga harus memperhatikan firman Tuhan dan bergaul erat dengan Tuhan. 1 Petrus 1 : 21 menjelaskan oleh karena Kristus dan oleh karena penebusan-Nya, kita percaya kepada Allah yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, sehingga iman dan pengharapan kita bisa tertuju kepada Allah. Demikian juga dalam 2 Petrus 1 : 20 - 21 firman Tuhan menjelaskan yang terutama harus kita ketahui ialah bahwa firman Tuhan itu tidak ditafsirkan menuurut kehendak sendiri, nubuat tidak dihasilkan oleh kehendak manusia. 

Firman Tuhan itu sepenuhnya dihasilkan oleh kehendak Roh Kudus, dengan tujuan supaya kita mau memperhatikan dan melakukan firman. Maka Lukas 17 : 26 - 30 ketika Tuhan Yesus memberitakan tentang kerajaan Allah, ada dua (2) zaman yang diangkat sebagai contoh untuk diperhatikan :

 - zaman NUH : makan dan minum, kawin dan mengawinkan. 

 - zaman LOT : makan dan minum, membeli dan menjual, menanam dan membangun. Jadi baik zaman Nuh maupun zaman Lot keadaan manusia sangat-sangat memprihatinkan sebab mereka sibuk hanya untuk memperhatikan kepentingan diri sendiri. Semua orang lebih memfokuskan diri kepada perkara-perkara yang jasmani bukan yang rohani, lebih memperhatikan yang lahiriah bukan yang rohaniah. Maka tidak heran manusia lebih sibuk mengurusi urusannya sendiri, lebih menuruti hawa nafsu daripada memperhatikan firman Tuhan. Pada Zaman Nuh, manusia cenderung melakukan apa yang baik menurut diri sendiri, hanya Nuh dan keluarganya saja yang mau bergaul dengan Tuhan. Karena itu Nuh dan keluarganya selamat ketika Allah menghukum dunia ini dengan air bah. Sedangkan pada zaman Lot keadaan manusia lebih parah lagi, sebab orang-orang Sodom dan Gomora adalah orang-orang fasik. Bahkan Lot sendiri pun tidak mau bergaul dengan Allah sehingga Lot, istrinya dan anak-anaknya tidak ada seorang pun yang berhasil berkenan di hati Tuhan. 

Memang mereka selamat dari api dan belerang, tetapi yang terjadi selanjutnya istri Lot menjadi tiang garam karena menoleh ke belakang, Lot dengan kedua anaknya jatuh ke dalam dosa perzinahan yang begitu memalukan. Ayub juga contoh orang yang bergaul erat dengan Tuhan Allah. Ayub 29 : 4 - 11 pengakuan Ayub sudah bergaul karib dengan Allah di dalam kemahnya ketika ia masih masa remaja. Sungguh luar biasa Ayub sudah bergaul karib dengan Allah sejak ia masih remaja, maka tidak heran kalau Allah begitu menyertai Ayub, memberkati Ayub dan membuat Ayub sangat dihormati baik orang yang masih muda maupun orang yang sudah lanjut umurnya. Demikianlah setiap orang yang mau bergaul karib dengan Tuhan pasti akan mendapatkan berkat khusus dari Tuhan. Bukan saja diberkati secara jasmani, tetapi yang lebih indah lagi kita akan diubahkan dan dipersiapkan untuk menjadi sidang mempelai perempuan Kristus. Haleluya....!!!

Bible Study

Posted: 12 Nov 2013 08:32 PM PST

YOSUA PASAL 20 

Kamis November 2013

Puji Tuhan! Pada pemberitaan firman Tuhan hari-hari yang lalu kita sudah melihat bagaimana firman Tuhan memerintahkan kepada Yosua supaya menentukan kota-kota perlindungan sebagaimana telah disebutkan Tuhan dengan perantaraan Musa. Kota-kota tersebut akan menjadi tempat perlindungan bagi orang Israel yang telah membunuh seseorang dengan tidak sengaja atau dengan tidak ada niat lebih dahulu. Orang yang telah membunuh itu boleh melarikan diri ke sana sehingga kota-kota itu menjadi tempat perlindungan terhadap penuntut tebusan darah. Mereka boleh tinggal di salah satu kota itu dan berdiri di depan pintu gerbang kota dan memberitahukan perkaranya kepada para tua-tua. 

Supaya apabila penuntut tebusan darah itu mengejar dia, pembunuh itu tidak akan diserahkan mereka ke dalam tangannya, ia harus tetap diam di kota itu sampai ia dihadapkan kepada rapat jemaah untuk diadili, sampai imam besar yang ada pada waktu itu mati. Dan apabila imam besar itu telah mati maka barulah pembunuh itu boleh pulang ke kotanya dan ke rumahnya dengan bebas tanpa ada lagi yang menuntut. Saudara-saudara, semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah dan upah dosa itu sendiri adalah maut = (mati), sehingga orang yang berdosa itu sebenarnya sedang dikejar-kejar oleh penuntut, yaitu Iblis. Kota-kota perlindungan yang disediakan Yosua di te- ngah-tengah orang Israel itu adalah menunjuk pribadi Tuhan Yesus, yang telah digenapi ketika Ia mati di atas kayu salib untuk menyediakan korban pendamaian atau korban penebusan dosa. Yesus itu adalah Imam Besar yang telah mati untuk dosa seisi dunia, sebagai Anak Domba, Ia telah mati dan mencurahkan darah-Nya untuk membalut atau menyembuhkan luka-luka yg diakibatkan oleh dosa. Kalau kita percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat maka kita akan diselamatkan, bukan saja dari dosa tetapi juga dari maut. Yohanes 3 : 16 firman Tuhan memberi jaminan supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa = (tidak mati) melainkan beroleh hidup yang kekal. 

Allah telah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia ini bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Yohanes 3 : 18 barangsiapa percaya kepada-Nya, tidak akan dihukum sebab Yesus sebagai Imam Besar akan menjadi Pembela yang akan melepaskan kita dari tangan penuntut. Tetapi setiap orang yg tidak percaya kepada-Nya, ia tetap berada di bawah hukuman, penuntut tebusan darah itu akan terus mengejar dan ia sendiri tidak akan bisa melepaskan diri dari penuntut hukum tersebut. Mereka akan lebih menyukai kegelapan daripada terang sebab perbuatan-perbuatan mereka adalah jahat dan mereka tidak mungkin diselamatkan. Tetapi kalau kita percaya kepada Yesus dan me- nerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat, berarti kita sedang masuk ke kota perlindungan & tidak ada lagi yang akan mengejar kita. Kristus sebagai Pembela akan melepaskan kita dari ta- ngan Iblis dan membawa kita kepada keselamatan yang pasti. Haleluya...!!!

Buletin Minggu

Posted: 12 Nov 2013 08:28 PM PST

"HENDAKLAH KAMU JUGA 

SIAP SEDIA" 

Minggu November 2013

 Saudara-saudara tema pemberitaan firman Tuhan "Hendaklah kamu juga siap sedia" ada dua (2) hal penting yang harus kita perhatikan sebagai kesiapan gereja Tuhan di akhir zaman ini : siap sedia menghadapi situasi atau keadaan akhir zaman & siap sedia menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, Yesus datang sebagai Mempelai Pria Sorga dalam segala kemuliaan-Nya. Karena itu kunci utama yang harus kita lakukan supaya kita siap sedia menghadapi kedua hal tersebut di atas adalah: kita harus bergaul dengan Allah. Arti kata "bergaul" di sini bukan dalam arti biasa tetapi berjalan bersama-sama dengan Tuhan, kita bersama dengan Tuhan dan Tuhan bersama dengan kita. Sebab kalau arti bergaul dalam arti biasa belum tentu berjalan bersama-sama, yang satu dengan yang lain bisa berjauhan. Tetapi kalau arti bergaul dengan Allah yang sebenarnya adalah kita berjalan bersama dengan Allah, Ia ada beserta kita setiap saat. 

Karena itu supaya kita bisa bergaul dan berjalan bersama-sama dengan Tuhan, kita harus selalu peka dan memperhatikan firman Tuhan. Maksudnya setiap kali mendengar firman Tuhan, kita harus selalu membuka hati dan meresponi firman itu dengan sikap yang baik. Itu sebabnya dalam Matius 24 : 15 Yesus sendiri yang mengatakan kepada murid-murid-Nya abapila Pembinasa keji itu telah berdiri di tempat kudus menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel, para pembaca hendaklah memperhatikannya. Yesus mengajak murid-murid dan tentunya juga kita sekarang supaya selalu memperhatikan firman dengan seksama. Sebab tanda-tanda kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya dan tanda-tanda kesudahan dunia ini bisa kita lihat dan ketahui lewat firman Tuhan. Kalau kita benar-benar memperhatikan firman Tuhan, kita pasti bisa melihat dan mengetahui apabila firman Tuhan telah digenapi. Daniel 11 : 35 firman Tuhan telah menubuatkan bahwa sebagian dari orang-orang bijaksana itu akan jatuh supaya dengan demikian diadakan pengujian, penyaringan & pemurnian. Kalau pada zaman nabi Daniel dikatakan akhir zaman itu belum mencapai waktu yang telah ditetapkan, tetapi sekarang akhir zaman itu sudah ditetapkan sebab sudah semakin digenapi baik tanda-tanda akhir zaman maupun tanda-tanda kedatangan Tuhan Yesus. 

Supaya gereja Tuhan diakhir zaman ini siap menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, harus lebih dahulu diuji, disaring dan dimurnikan. Orang-orang yang teruji, yang sudah dimurnikan inilah yang akan berhasil diubahkan menjadi sidang mempelai perempuan Kristus. Saudara-saudara, Yohanes 1 : 14 Yesus itu adalah firman yang telah menjadi manusia, Dia adalah Allah yang telah mengambil rupa sebagai seorang hamba dan menjadi sama dengan manusia supaya manusia itu bisa melihat kemuliaan-Nya. Mungkin ada orang yang bertanya: "Mengapa firman itu menjadi manusia? Mengapa Yesus harus turun ke dalam dunia ini untuk menebus manusia berdosa? Jawabannya: sebab di dunia ini tidak ada seorangpun yang bisa mengubah dunia ini dan hidupnya sendiri. Manusia tidak ada seorang pun yang bisa mengubah hidupnya, tidak ada seorang pun yang bisa menebus hidupnya dari perbudakan dosa, bahkan di dunia ini tidak ada kuasa lain yang bisa menjadikan manusia supaya kembali segambar dengan Allah. Inilah yang membuat maka Tuhan sendiri yang datang dan turun ke dalam dunia ini dengan jalan menjadi sama dengan manusia. Yesus itu adalah benar-benar firman yang telah menjadi manusia, Dia adalah Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi serta segala isinya. 

Jadi Yesus itu adalah reinkarnasi Allah yang telah menjadi manusia supaya ada jalan Tuhan menebus manusia dari dosa, supaya ada jalan Tuhan mengubah orang berdosa menjadi manusia yang berkenan kepada Allah. Kalau kita lihat sejak dalam kitab Perjanjian Lama telah dinubuatkan bahwa akan ada satu orang yaitu dari keturunan perempuan yang mampu meremukkan kepala ular. Kejadian 3 : 15 kalau kepala ular diremukkan maka ular itu akan meremukkan tumit. Keturunan perempuan yang berhasil meremukkan kepala ular itu adalah menunjuk pribadi Tuhan Yesus yang telah mati di kayu salib mengalahkan dosa. Yesuslah satu-satunya yang bisa mengalahkan Iblis dalam segala tipu dayanya. Namun demikian perlu kita perhatikan dengan baik-baik, ular itu juga bisa meremukkan tumit. Tumit ini berbicara kelemahan, yaitu menunjuk kepada orang-orang yang tidak sungguh-sungguh mengikut Tuhan, tidak suka memperhatikan firman Tuhan. Orang-orang yang tidak memperhatikan firman Tuhan pasti lemah, tidak akan mampu mengalahkan dosa bahkan tidak akan mampu menglahkan keinginan diri sendiri. 

Karena tidak memiliki kuasa maka Iblis akan datang dengan segala tipu dayanya untuk meremukkan atau mengalahkan mereka. Kita bisa melihat pada zaman sekarang ini banyak orang Kristen tidak sungguh-sungguh mengikut Tuhan, tidak sungguh-sungguh mendengar dan melakukan firman Tuhan. Akibatnya mereka tidak akan bisa melihat kemuliaan Kristus yang adalah Tuhan. Tetapi kalau kita memperhatikan firman Tuhan, maka kita akan diubahkan oleh Tuhan, firman Tuhan itulah yang berkuasa mengubah hidup manusia, firman Tuhan itulah sebagai sumber kuasa supaya kita juga bisa mengalahkan dosa. Kalau kita mau memperhatikan firman Tuhan, bukan saja hidup diberkati, tetapi akan diubahkan supaya bisa berkenan kepada Tuhan dan dapat melihat kemuliaan-Nya. Daud adalah seorang yang sangat berkenan dihati Tuhan, seorang yang sangat diperhatikan Tuhan sehingga Tuhan mengangkat hidupnya dan menjadi raja Israel. Padahal kalau dilihat sejarah atau latar belakangnya, Daud itu hanya seorang yang biasa-biasa saja, baik penanpilannya, pekerjaannya, keluarganya. Bahkan di tengah-tengah keluarganya saja Daud itu adalah orang yang tidak diperhitungkan. Terbukti ketika nabi Samuel diutus ke rumah Isai untuk mengurapi seorang raja, Daud tidak ada bersama-sama dengan kakak-kakaknya, Daud sedang berada di padang. Sehingga Samuel hampir salah mengurapi, lalu ia memerintahkan supaya Daud dipanggil dari padang. 

Dan setelah Daud sampai ke rumah, Tuhan langsung berfirman supaya Samuel mengurapi Daud menjadi raja. Kisah Rasul 13 : 22 Daud diangkat dan diurapi menjadi raja Israel karena Daud itu seorang yang berkenan di hati Tuhan dan melakukan segala kehendak Tuhan. Mazmur 1 : 1 - 3 kelebihan Daud : - tidak berjalan menurut nasihat orang fasik - tidak berdiri di jalan orang berdosa - tidak duduk dalam kumpulan pencemooh Daud membuat Taurat Tuhan sebagai kesukaannya dan selalu merenungkan Taurat itu siang dan malam. Maka tidak heran kalau Daud begitu diperhatikan Tuhan, dari padang pun Tuhan memanggilnya dan menjadikan dia raja. Sebenarnya tidak masuk akal seorang penggembala kambing domba menjadi raja, tetapi apa yang tidak mungkin itu Tuhan ubah, Daud dipilih dan diurapi Tuhan menjadi raja. Suatu kepastian: setiap orang yang mau memperhatikan dan melakukan segala kehendak Tuhan, ia akan mendapat perhatian dari Tuhan. Ia sama seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air yang menghasilkan buahnya pada musimnya, tidak layu daunnya, apa saja yang diperbuatnya berhasil. Asal kita mau memperhatikan dan melakukan firman Tuhan, firman Tuhan itu akan memperbaiki hidup kita, akan memperlengkapi kita dengan memberi kuasa. Yesus sebagai firman yang telah menjadi manusia itu akan diam diantara kita supaya kita bisa melihat kemuliaan-Nya sebagai Mempelai Pria Sorga. Haleluya......!!!

Posted by Admin GoodNews2Us | Posts under :

Good News 2 Us 13 : Firman Harian


Allah yang berdaulat

Posted: 12 Nov 2013 03:17 PM PST

Posted on by saatteduh

Baca: Yeremia 45:1-8

Sangat mengejutkan! Tak masuk di akal. Koresh, raja dari bangsa penyembah berhala, yang tidak mengenal Allah Israel dipakai Tuhan untuk menyelamatkan umat-Nya (4).Tuhan sendiri yang memanggil, mengurapi, dan memimpin Koresh untuk menaklukkan raja-raja dunia (1). Tuhan sendiri yang memastikan keberhasilan Koresh (2-3, 5).Padahal pengurapan dalam Perjanjian Lama ialah penugasan Tuhan kepada orang pilihan-Nya dari umat-Nya untuk jabatan tertentu!

Hal ini menunjukkan bahwa Tuhan berdaulat dan berkuasa untuk memakai siapa saja. Sepasti kekuasaan-Nya atas terang dan gelap, atas kemujuran dan malapetaka dan atas seluruh alam semesta ini (7-8) sedemikian pula kekuasaan-Nya atas Koresh. Allah melalui Yesaya memberitahu umat Israel, dan bangsa-bangsa bahwa Koresh adalah alat di tangan-Nya, yang dipakai untuk kebesaran dan kemuliaan-Nya (6).

Untuk apa Koresh dipanggil dan diurapi? Allah membangkitkan Koresh dengan suatu tujuan, yaitu untuk membebaskan bangsa Israel (4). Allah memakai raja bangsa Persia ini untuk menggantikan raja-raja adikuasa Babel. Yeremia menubuatkan kehancuran Babel (Yer. 25:12-14).. Koreshlah yang nantinya menjadi "juruselamat" bagi bangsa Yahudi. Hal ini terlihat dari tindakan Koresh di kemudian hari. Ia memberikan kebebasan bagi bangsa Israel untuk pulang ke negerinya serta mengizinkan pembangunan kembali tembok Yerusalem dan Bait Suci (44:28; 2Taw. 36:22-23; Ezra 1:1-4). Yeremia telah menubuatkan pemulihan umat Israel ini (Yer. 29:10-14) dan Daniel telah mendoakannya sebagai antisipasi ketika saat pembebasan yang dijanjikan itu telah tiba (Dan. 9:1-19).

Seringkali kita membatasi kehendak Tuhan sebatas logika kita. Apa yang bagi kita tidak masuk akal, Allah sanggup melakukannya. Jika kita lihat apa yang Tuhan nyatakan pada hari ini, maka kita akan belajar bahwa Tuhan bisa menggunakan siapa saja walaupun itu orang yang tidak seiman, bahkan mungkin musuh kita untuk menjadi alat di tangan-Nya. Percayalah Allah berdaulat dan berkuasa.

- diambil dari Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  -

Mengatasi kedengkian

Posted: 12 Nov 2013 03:14 PM PST

Posted on by saatteduh

- Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus -

Bacaan Alkitab hari ini: 1 Samuel 18-19 

Kedengkian adalah perasaan marah dan benci yang disebabkan karena iri hati terhadap keberhasilan orang lain. Kedengkian adalah salah satu wujud dari perbuatan daging (Galatia 5:19-21) dan merupakan hal yang umum terdapat pada diri orang yang tidak mengenal Allah (Bandingkan dengan Titus 3:3). Perbuatan daging bertentangan dengan buah Roh (Galatia 5:22-23) yang seharusnya terwujud di dalam diri setiap orang yang telah dilahirkan kembali oleh Roh Kudus. Bila seseorang memiliki Roh Kudus di dalam hatinya, Roh Kudus pasti membuat setiap orang yang mempertahankan kedengkian menjadi merasa gelisah.

Sejak terpilih menjadi raja Israel, Saul berulang-ulang menentang kehendak Allah, baik karena ketidaksabarannya (1 Samuel 13) maupun karena dia tidak mau diatur (1 Samuel 15). Saul bukan hanya gagal melaksanakan kehendak Allah, tetapi dia telah menolak firman Tuhan dengan sengaja. Oleh karena itu, TUHAN menolak Saul sebagai raja Israel (15:26), bahkan Roh TUHAN pun meninggalkan Saul dan roh jahat dibiarkan saja mengganggu Saul (16:14). Tidak mengherankan bila Saul merasa sangat marah dan selalu mendengki Daud setelah melihat sambutan para perempuan Israel yang mengelu-elukan keberhasilan Daud (18:5-9). Kedengkian membuat mata hati Saul menjadi buta. Dia tidak bisa bersyukur melihat keberhasilan Daud, padahal Daud bertempur untuk kepentingan bangsa Israel, termasuk untuk kepentingan Saul dan bukan untuk kepentingan diri sendiri. Saat mendengar perkataan Yonatan yang membela Daud, Saul sadar bahwa sikapnya keliru (19:4-6). Akan tetapi, kedengkian telah menguasai dirinya sehingga ketika ia menyaksikan keberhasilan Daud (19:8), ia hendak membunuh Daud (19:9-10). Sungguh mengerikan bila seseorang membiarkan dirinya dikuasai oleh kedengkian. [P]

1 Petrus 2:1
"Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan,  kedengkian dan fitnah."

Wednesday, 13 November 2013

Posted by Admin GoodNews2Us | Posts under :

Good News 2 Us 8 : Tanya Alkitab


Wadah yang Siap – Petrus Agung – Minggu, 10 November 2013

Posted: 13 Nov 2013 03:35 AM PST

Minggu, 10 November 2013

Wadah yang Siap

Petrus Agung

Kisah tokoh-tokoh di Alkitab bukan sekedar cerita, tapi Tuhan sedang menunjukkan pola kerjaNya kepada umatNya. Pola kehidupan tokoh-tokoh Alkitab tersebut sesuatu yang profetik, dan di dalamnya ada petunjuk dan penjelasan tentang rahasia-rahasia kehidupan. Saat membaca Alkitab, kita harus meminta Roh pengertian, sehingga kita bisa mengerti apa yang Tuhan mau katakan untuk hidup kita.


Ada pola-pola tertentu di dalam Alkitab yang berulang: pola 40 hari, pola 40 tahun, dst.

Contoh: Musa hidup 120 tahun, dan secara tepat terbagi menjadi 3 masa, masing-masing 40 tahun. 40 tahun awal dia di Mesir, 40 tahun berikutnya di padang gurun, 40 tahun terakhir memimpin umat Israel keluar dari Mesir menuju tanah perjanjian.


Pola ini juga dialami JKI Injil Kerajaan. JKI IK berdiri 1991. Suatu kali Roh Kudus hadir dan mengingatkan p Agung tentang pola hidup Yusuf: Yusuf mendapat mimpi usia 17 tahun, umur 30 tahun mimpinya jadi kenyataan, artinya Yusuf harus menunggu penggenapannya dan melalui proses selama 13 tahun. P Agung dan rekan-rekannya dilahirkan secara rohani pada maret 1979, sehingga pada 1992 usia kelompok itu 13 tahun. Kemudian Tuhan berjanji memberikan “sesuatu yang besar” pada bulan Maret 1992. Saat itu jemaat kira-kira 100 orang. Saran rekan-rekan p Agung: janji Tuhan itu disimpan dulu, sampai janji itu benar-benar terjadi.

Akhir Februari 1992 ada gedung dijual, yaitu gedung yang sekarang adalah gereja Permata. Maret akhir terjadi kesepakatan untuk membeli gedung itu. Kapasitas gedung 1500 orang, padahal jemaat hanya 100 orang.


Tuhan menggunakan cerita Yusuf di Alkitab untuk menggambarkan apa yang akan p Agung alami saat itu: dari sebuah impian hingga menjadi kenyataan.


Sebelum menjadi gereja, JKI IK termasuk Yayasan Sangkakala, dan yayasan ini punya impian untuk mendirikan Christian center dengan nama Maranatha Indonesian Christian Center. Ada tempat doa, klinik, sekolah Alkitab, dll. Pada masa itu impian tidak terwujud. Saat ini impian itu sudah terwujud dengan komplek Holy Stadium. Dari sebuah impian menuju kenyataan dibutuhkan sekian waktu.

Kisah-kisah di Alkitab bisa Tuhan aplikasikan dalam hidup kita


Trip ke Israel 2013 yang profetis

Di konferensi ps Morris, p Agung diminta hadir di acara penutupan untuk membantu pengurapan. Kemudian ps Morris minta P Agung untuk ikut melayani di Israel pada akhir 2013.

Tema KKR Bahtera Juli 2013 adalah Kingdom Explosion. Bulan Juni Tuhan minta p Agung untuk menggenapi destiny gereja: membawa injil kerajaan ke seluruh dunia. Sejak itu dalam 4 bulan red carpet telah selesai di kurang lebih 150 negara, dan benar-benar terjadi kingdom explosion.

Maka trip ke Yerusalem dijadikan trip profetis: menggelar karpet merah dari seluruh dunia, kembali hingga ke Israel, hingga ke golden gate, sekaligus menutup kingdom explosion.

Tim ke Israel dibagi menjadi 3 bis: tim advance yang melakukan peperangan rohani, tim expo-bisnis, dan tim p Agung.

Kebaktian pertama di Amman-Yordania, tapi dipindah ke Sarka. Di Sarka terdapat sungai Yabok, tempat Yakub bergulat dengan Tuhan, dan namanya akhirnya berubah jadi Israel.

Orang Yordan terdiri atas 3 bangsa: Edom (keturunan Esau), Moab dan Amon (keturuna Lot). Di woman conference ibu Ruth-Mahanaim berkhotbah, yang hadir 25 orang. Saat memperkenalkan namanya sebagai Rut, ternyata semua yang hadir orang Moab, dan tidak ada yang dari suku lain.

Pagi sebelum masuk Betlehem, Tuhan datang dan berkata bahwa trip ini profetis, karena perjalanan ini seperti perjalanan Rut dari Moab, yang akhirnya menjadi salah satu leluhur Tuhan Yesus.

Di Alkitab ada banyak orang yang bukan keturunan Israel, tapi masuk jadi bagian orang Israel. Di antaranya Rahab (orang Kanaan dan pelacur) dan Rut (orang Moab).

Ibadah tim red carpet di Yordania seperti awal perjalanan Rut yang merupakan orang Moab. Kebaktian kedua di Betlehem, ini seperti Ruth masuk Israel, dan langsung menuju Betlehem.

Trip profetis ini mengubah kita yang adalah ranting cangkokan menjadi batang yang asli

Saat menjadi bagian dari "batang yang asli", hidup kita sejak tahun depan akan mengalami penggenapan janji Tuhan secara luar biasa.


Hari berikutnya p Agung melayani di Yerusalem, dan ini meneruskan garis keluarga Ruth yang pindah ke Yerusalem, yaitu Daud. Karena kepadatan hari Jumat, maka tidak bisa parkir di kota lama. Bis berhenti di kota Daud, dan semua tiket rombongan adalah p Agung.

Malamnya p Agung khotbah di gereja yang sekaligus stasiun TV TBN (Trinity Broadcast Network), dan disiarkan di puluhan negara.


Hari Sabtu/ Sabat p Agung khotbah 2 kali di Tel Aviv. Kota ini pengembangan dari Yaffo/ Yope. Kota ini menggambarkan Daud dan Salomo. Ketika Yaffo di bawah raja Tirus: Hiram. Raja Hiram mengirim kayu kepada Daud untuk membangun kerajaannya. Saat Salomo memerintah, dia juga meminta Hiram untuk mengirim kayu.

Di kebaktian malam p Agung terlambat 30 menit. Ps Morris bernubuat:

Generasi yang tua akan die off, lalu muncul generasi yang baru.


Die off artinya mati satu persatu hingga punah. Di akhir acara, p Agung ulangi nubuatan ps Morris dan mendeklarasikannya:

Hari ini generasi baru yang tidak terbatas (no limit) dilahirkan

Tanda kecil dari Tuhan: saat pulang tiket p Agung di-upgrade menjadi 1st class.


Rut 4: 11 – Ini adalah puncak perjalanan Rut, dan tua-tua kota mengucapkan berkat ini kepada Rut dan Boas. Dan ini juga menjadi janji Tuhan buat kita:


Biarlah engkau menjadi makmur di Efrata dan biarlah namamu termasyhur di Betlehem (Rut 4: 11b)


Permasalahannya:
apakah wadah kita sudah siap?

20131110 Wadah yang Siap1
Tuhan tidak akan berikan hal besar apapun kepada kita jika wadahnya tidak ada atau tidak siap, karena Tuhan tidak mau ada berkatNya yang terbuang

Contoh wadah yang siap:

  • Kisah janda nabi yang berhutang. Elisa perintahkan janda itu untuk meminjam banyak wadah dari tetangganya. Mujizat pelipat-gandaan itu terhenti saat semua wadah penuh.

  • Kisah 5 roti 2 ikan. Wadahnya adalah perut orang banyak. Setelah makan, Tuhan minta para murid untuk mengumpulkan sisanya hingga tidak ada yang terbuang. Jumlah roti yang sisa sesuai jumlah bakul yang ada.

  • Luk 5: 1-11. Di pantai Galilea, ada nelayan-nelayan sedang bersihkan jala-jala mereka. Yesus mengajar dari perahu itu. Setelah mengajar, Yesus perintahkan mereka untuk menebarkan jala-jala mereka. Tapi nelayan-nelayan itu hanya menebarkan 1 jala. Akibatnya jala koyak, dan sebagian ikan kembali ke danau.

  • Raja Israel-Yehuda-Edom berperang bersama, tapi suatu saat mengalami kehausan. Elisa memerintahkan untuk menggali parit-parit. Saat wadah itu siap, air masuk ke parit-parit itu.

Berkat Tuhan seperti air terjun yang deras. Kita bisa ambil itu dengan sendok, tapi jika terlalu dekat ait terjun maka sendok justru terlempar dan hilang.

Iman kita adalah urusan pribadi kita dengan Tuhan, dan bukan untuk di-diskusikan dengan orang lain. Karena justru bisa melemahkan, atau bahkan menghilangkannya.


Turis ke Israel dari berbagai negara rata-rata berusia tua. Sebaliknya rombongan Bahtera kebanyakan orang-orang muda, bahkan anak-anak. Ini artinya:

  1. Roh Tuhan sedang kerja di Indonesia. Karena jika tidak cinta Tuhan, maka anak-anak muda yang punya uang tidak akan pergi ke Israel, tapi memilih tempat-tempat lain seperti Monako, Swiss, Paris, dll.

  2. Uang ada di tangan orang Indonesia.


Tuhan perintahkan p Agung mempersiapkan wadah bagi jemaat. Maka pada hari kamis dan jumat diadakan seminar di Holy Stadium untuk menyiapkan wadah di roh, di jiwa dan di fisik/
skill.

Di akhir acara dibagikan biji sesawi. Biji ini merupakan biji terkecil, tetapi menjadi tanaman terbesar.

Anggur yang baru membutuhkan kirbat yang baru. Untuk sesuatu yang baru, perlu wadah yang baru.


Hati Tuhan dan berkat Tuhan itu satu paket: seperti tangan kanan dan kiri, atau mata kanan dan kiri. Maka dua hal ini tidak bisa dipertentangkan.


Maillist: http://groups.yahoo.com/group/MinyakCadangan/

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:

antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);

@Antonius_FW (tweeter);

pin BB 24D0C381

WhatsApp – 085 727 868 064

Pengumuman:

Minggu depan kesembuhan Ilahi.

Tema KKR Bahtera desember 2013 : His Kingdom be Established

Seminar kamis dan jumat tidak di streaming

Posted by Admin GoodNews2Us | Posts under :

Good News 2 Us 3: CHRISTIAN ONLINE DAILY BREAD


TUHAN TIDAK MENENTANG KEKAYAAN

Posted: 12 Nov 2013 03:00 PM PST

13 Nov

Kejadian 24:1 Adapun Abraham telah tua dan lanjut umurnya, serta diberkati TUHAN dalam segala hal.

Adalah keinginan TUHAN supaya setiap orang hidup di dalam berkat. Dalam konteks ini, berkat yang saya maksud adalah harta kekayaan. Tuhan memberkati kita, supaya kita dapat menjadi berkat bagi banyak orang. Seperti kita ketahui bahwa semua orang yang mengikuti Abraham hidup di dalam berkat karena TUHAN begitu memberkati Abraham. Banyak orang berpikir bahwa mengikut TUHAN berarti harus hidup miskin atau sulit secara finansial. Itu sungguh pemikiran yang salah. TUHAN menjanjikan kehidupan yang diberkati. Firman Tuhan dalam 2 Kor 8:9 berkata, "Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya." Jadi, Tuhan tidak menentang orang-orang yang memiliki kekayaan, namun TUHAN menentang orang-orang yang membiarkan kekayaan memiliki dirinya. Anda memiliki kekayaan dan kekayaan memiliki Anda adalah dua hal yang berbeda.

Banyak orang ketika kesulitan masalah finansial datang kepada TUHAN dan mengharapkan berkat. Namun saat berkat itu datang dan hidupnya berkelimpahan, orang tersebut perlahan mulai tenggelam di dalam kekayaannya dan mulai meninggalkan TUHAN perlahan. Bahkan rela meninggalkan ibadah/persekutuan karena ada meeting dengan rekan bisnisnya. Teman, situasi yang lebih menghancurkan bagi anak-anak TUHAN bukanlah penderitaan, namun kesuksesan. Di dalam tekanan atau penderitaan banyak orang berpegang erat kepada TUHAN, namun di dalam kesuksesan dan kekayaan, banyak orang melepaskan/meninggalkan TUHAN. Firman Tuhan dalam 1 Tim 6:10 katakan, "Akar segala kejahatan adalah cinta uang." Bukan uang yang menghancurkan manusia, tapi cinta akan uang yang menghancurkan manusia. Selalu jadikan TUHAN prioritas utama lebih daripada uang Anda. Milikilah pemikiran bahwa semua berkat yang Anda miliki hari ini datang dari TUHAN dan milik TUHAN. Jangan memegang kekayaan Anda lebih erat daripada Anda memegang TUHAN. (penulis: @mistermuryadi)

Posted by Admin GoodNews2Us | Posts under :

Good News 2 Us 15 : Renungan Harian®


BUKAN MEMEGAHKAN DIRI

Posted: 12 Nov 2013 09:00 AM PST

AddThis Social Bookmark Button

Baca: 2 Korintus 12:1-15

Atas orang itu aku hendak bermegah, tetapi atas diriku sendiri aku tidak akan bermegah, selain atas kelemahankelemahanku. (2 Korintus 12:5)

Bacaan Alkitab Setahun:
Kisah Para Rasul 11-13

Sebagai orang beriman, kita memiliki beberapa tugas khusus, salah satunya adalah bersaksi. Bersaksi dimaksudkan untuk menyampaikan pengalaman hidup kita bersama dengan Tuhan, baik yang senang maupun yang susah, dengan mengedepankan kebaikan Tuhan, bukan membanggakan kehebatan kita. Tujuannya bukan agar orang memuji kita, melainkan agar mereka memuliakan Tuhan. Masalahnya, tidak jarang yang terjadi justru sebaliknya.

Sewaktu Rasul Paulus bersaksi tentang kehidupan imannya, ia cukup berhati-hati agar tidak terjebak ke dalam kecenderungan manusia untuk menyombongkan diri tersebut (ay. 11-13). Walaupun telah mengalami pengalaman rohani yang dahsyat (ay. 1), Paulus tidak ingin membanggakannya. Dalam menceritakan penglihatannya, ia justru memperhalus pernyataannya dengan kalimat "ada seorang Kristen" dan bukan terang-terangan berkata "sewaktu saya diangkat ke surga". Disebutkan juga "entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu", dan selanjutnya ditegaskan hanya "Allah yang mengetahuinya" (ay. 2, 3). Paulus menyadari, pengalaman itu bukan karena kehebatan dirinya, melainkan karena kemurahan Tuhan atasnya sekalipun dirinya penuh kelemahan.

Sebuah kerendahan hati yang patut diteladani, bukan? Ia seorang rasul yang istimewa, namun hal itu tidak menjadikannya membusungkan dada. Ia tidak segan untuk mengakui kelemahannya, dan menonjolkan kebaikan Tuhan. Begitu juga dengan kesaksian kita. Kiranya kebaikan Tuhanlah yang menjadi pusatnya.—ENO

KITA MANUSIA BIASA YANG MENDAPATKAN KEHORMATAN
UNTUK BERSAKSI TENTANG TUHAN YANG LUAR BIASA


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons:

Posted by Admin GoodNews2Us | Posts under :

Good News 2 Us 9 : Hubungan Dengan Tuhan Yesus


Semua Yang Surga Perbolehkan: Homoseksualitas dan Makna Kasih (Cinta)- 3

Posted: 11 Nov 2013 11:10 PM PST

Oleh:Dr. Kenneth Boa


Bacalah terlebih dulu bagian 2

Semua Yang Surga Perbolehkan: Homoseksualitas dan Makna Kasih (Cinta)

"The Homosexual In America,"
October 31, 1969

Dosa-Dosa Sodom


Berangkali nas firman  dalam Alkitab yang paling sering didiskusikan  dalam hubungannya dengan homoseksualitas adalah kisah penghancuran Sodom dan Gomora di  kitab Kejadian 19. Pada pandangan tradisional, kota-kota ini  telah dihancurkan karena  mereka telah sedemikian  merosot secara moral dimana  perbuatan-perbuatan homoseksual  adalah wajar disana. Para pembela homoseksualitas kerap berpendapat bahwa dosa Sodom secara khusus ( kota dimana Lot  menetap dan hidup)  adalah ketidakramahan—atau secara lebih tegas, perlakuan tidak pantas  terhadap orang-orang asing.


Kisah Kejadian 19  adalah sebuah naratif historis dan bukan sekeping perintah etika, sehingga tidak seharusnya kita   berharap untuk menemukan sebuah  "kasus" yang dikembangkan untuk melawan homoseksualitas.  Terutama, kita tidak menemukan sebuah diskusi  umum mengenai  status  moral  perbuatan-perbuatan homoseksual. Namun demikian, upaya oleh sejumlah penafsir untuk mengeliminasi/menyingkirkan homoseksualitas  dari gambar Kejadian 19 harus dinilai tidak  berhasil. Sebagai contoh, adalah kerap diklaim bahwa ketika orang-orang kota setempat meminta orang yang tinggal bersama dengan Lot ( yang sebetulnya adalah malaikat-malaikat)  agar dikeluarkan dari rumah " sehingga kita dapat mengenal mereka" (Kejadian 19:5, terjemahan literal),  dimana  mereka  menuntut sebuah kesempatan untuk menginterogasi mereka dan tidak meminta untuk "mengenal mereka secara langsung/ bertemu dan melihat secara langsung orangnya" (NKJV "And they called to Lot and said to him, "Where are the men who came to you tonight? Bring them out to us that we may know them carnally.).

Tetapi pembacaan ini kehilangan dua poin dalam konteks yang sama ini :


Pertama , tanggapan Lot kepada orang/penduduk kota setempat menawarkan untuk mengirimkan keluar puteri-puterinya  bagi mereka sehingga mereka dapat melakukan apapun yang mereka sukai (ayat 8) :


Coba dengar, saya punya dua anak perawan. Biar saya serahkan mereka kepada kalian dan kalian boleh melakukan apa saja dengan mereka.

Ini dalam cara yang jelas sebuah tawaran untuk memuaskan tuntutan-tuntutan seksual mereka dalam sebuah cara yang lain/alternatif.

Kedua, Lot menggambarkan puteri-puterinya dengan mengatakan bahwa  mereka "belum mengenal seorang pria" (ayat 8- dalam Alkitab LAI  "dua orang anak perempuan yang belum pernah dijamah laki-laki").

Disini kata yang sama "mengenal/kenal" digunakan seperti dalam ayat 5 (NKJV "See now, I have two daughters who have not known a man"), dan disini jelas bahwa Lot sedang menggambarkan puteri-puterinya sebagai perawan-perawan [bandingkan dengan Schmidt, Straight and Narrow,87]. Sehingga tidak ada  dasar untuk melemahkan fakta bahwa para laki-laki kota setempat  menginginkan untuk  melaksanakan cara mereka secara seksual dengan orang-orang asing tersebut.

Sebuah poin yang lebih baik adalah, bahwa penduduk kota setempat tidak sedang berupaya mencari konsensus atau kesepakatan bersama atas hubungan-hubungan homoseksual dengan orang-orang asing tersebut, tetapi pada faktanya  sedang mengancam untuk memperkosa mereka [pandangan ini disukai oleh Spong, Living in Sin, 139-40; bandingkan dengan Mel White, Stranger at the Gate: To Be Christian and Gay in America ( New York: Simon & Schuster, 1994),38]. Tidak ada  penyangkalan  bahwa  hal seperti ini yang menjadi maksud atau niat  mereka. Akan tetapi, asumsi pokok hal paling mendasar  dalam  penawaran Lot atas puteri-puterinya yang perawan sebagai alternatif-alternatif adalah, bahwa Lot telah memandang homoseksual sebagai tidak bermoral pada dasarnya. Ini tidak  bermakna bahwa, seperti secara keliru diklaim Spong,  naratif biblikal merestui penawaran Lot"[Spong, Living in Sin]. Sebaliknya, poinnya adalah bahwa keseluruhan kisah mengasumsikan bahwa tindakan-tindakan homoseksual telah dipandang sebaga bukti kuat kerusakan moral secara khusus  pertama-tama merupakan dasar bagi penghukuman Tuhan atas kota –kota tersebut.

Teks ini tidak menghadirkan seorang Lot tak berdosa berkontras dengan sebuah Sodom  yang jahat, tetapi Lot seorang yang berdosa  namun meyakini Lot telah diselamatkan oleh anugerah dari penghukuman yang ditimpakan atas  Sodom yang jahat dan tak  bertobat.

BUKAN CUMA HOMOSEKSUAL



Selanjutnya teks-teks didalam Alkitab memperlihatkan bahwa meskipun perbuatan-perbuatan homoseksual, bukan satu-satunya bukti kejatuhan  moral di Sodom, aktifitas homoseksual hanyalah bagian dari gambar/ situasi keseluruhan.

Yehezkiel menyatakan bahwa Sodom telah dikecam karena kecongkakannya,  tidak membantu orang miskin dan membutuhkan pertolongan, dan  mereka melakukan "hal  keji" (Yeh 16:49-50 "Lihat, inilah kesalahan Sodom, kakakmu yang termuda itu: kecongkakan, makanan yang berlimpah-limpah dan kesenangan hidup ada padanya dan pada anak-anaknya perempuan, tetapi ia tidak menolong orang-orang sengsara dan miskin. Mereka menjadi tinggi hati dan melakukan kekejian di hadapan-Ku; maka Aku menjauhkan mereka sesudah Aku melihat itu."), dimana konteksnya terlihat merujuk pada setidaknya   sebagian pada dosa-dosa seksual ( bandingkan dengan ayat 43-48, 51-58), dan  yang mana   keduanya digunakan dalam teks-teks Imamat ( akan didiskusikan segera) yang secara spesifik mengecam perbuatan-perbuatan homoseksual ( 18:22; 20:13)[dengan mengutip ayat 49 dan mengabaikan ayat 50, White kehilangan  rujukan  pada "hal keji" yang telah diperbuat oleh orang-orang Sodom; White, Stranger at Gate, 38.]

Dalam Perjanjian Baru, surat Yudas, Sodom dan Gomora dikatakan  telah dikecam karena mereka telah "memberikan diri mereka pada amoralitas seksual dan mengikuti nafsu asing/tidak wajar" (Yudas 7)

"sama seperti Sodom dan Gomora dan kota-kota sekitarnya, yang dengan cara yang sama melakukan percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah menanggung siksaan api kekal sebagai peringatan kepada semua orang."-Yudas 7


Klaim disini bukan seperti sejumlah kritik pada padangan tradisional yang telah secara keliru disangkakan, bahwa seluruh populasi pria Sodom secara eksklusif homoseksual dalam konsep masa kini , seorang dengan orientasi homoseksual [ misal : Spong, Living in Sin,139].

Tetapi faktanya adalah, bahwa setidaknya beberapa pria di Sodom pasti telah memiliki pengalaman dengan perbuatan-perbuatan homoseksual karena mereka mendatangi rumah Lot menuntut untuk  melakukan perkosaan bergerombol (gang rape) atas tamu-tamunya. Dan secara nyata populasi pria Sodom sebagai sebuah keseluruhan telah secara antusias mendukung ide dari sejumlah anggota mereka untuk memaksa orang-orang asing melakukan perbuatan-perbuatan (homoseksual) semacam itu.

Sejahat Sodom dan Gomora sebagaimana telah dihakimi demikian, ada sebuah dosa yang jauh lebih buruk daripada dosa apapun yang mereka perbuat. Dosa  lebih buruk yang mungkin adalah dosa menolak  belas kasih dan pengampunan yang Yesus tawarkan. Yesus telah berkata bahwa adalah lebih dapat ditoleransi pada  hari penghakiman bagi Sodom dan Gomora daripada mereka yang menolak murid-muridnya ketika mereka membawa berita kerajaannya yang menyelamatkan ( Matius 10:15). Perbandingan yang Yesus buat adalah ini: malaikat-malaikat yang  pergi ke Sodom telah bersiap untuk membawa siapapun yang menghargai mereka dan menerima berita yang disampaikan pada kota untuk keselamatan, namun telah ditolak dan diancam dengan perlakuan tidak senonoh.

Murid-murid yang pergi ke kota-kota kecil di Israel dengan injil telah menawarkan keselamatan kekal  kepada siapapun yang  menghargai  mereka dan menerima mereka; mereka yang menolak dengan demikian menolak keselamatan yang lebih besar dan akan dihakimi secara lebih keras. Dalam membuat perbandingan ini, Yesus tidak sedang menyangkali amoralitas seksual orang-orang Sodom; memang, bagian mengapa dia merujuk mereka  adalah karena homoseksualitas telah membuat mereka dalam pemikiran orang-orang Yahudi, bahwa itu   merupakan contoh-contoh umpama dosa yang  besar. Tidak juga dia sedang berkata bahwa penghakiman akan datang atas kota-kota Yahudi semata karena   menolak "untuk menyambut murid-murid-Nya dengan keramahan yang sepatutnya," sebagaimana  penulis gay injili berargumentasi [ibid.,39].

Sebaliknya,  Yesus sedang mengatakan bahwa  sebagaimana hebatnya amoralitas seperti yang telah diperbuat Sodom,penghukuman mereka tidak akan sama  kerasnya seperti yang  ditimpakan pada orang Yahudi jika mereka menolak Mesias mereka.

Perbandingan Yesus dengan demikian  mengandaikan pemahaman tradisional orang  Yahudi masa itu bahwa orang-orang Sodom telah dihancurkan karena  kemelorotan moral sepenuhnya, dimana praktek-praktek homoseksual adalah  gejalanya.


Bersambung  ke Bagian 4 "Imamat dan Kekejian"

All That Heaven Allows: Homosexuality and the Meaning of Love |diterjemahkan dan diedit oleh : Martin Simamora


Posted by Admin GoodNews2Us | Posts under :

Good News 2 Us 1 : Word Speaks Today


Evangelism: The Smallest Seeds becomes the Largest Tree

Posted: 11 Nov 2013 06:16 PM PST

"We do not have a secret to be hidden but a story to be heralded"

(Vance Havner)

In his book What in the World is God Doing? Dr. Ted Engstrom relates a story told to him by a veteran Korean Christian. In the early 1880s three Korean workmen, laboring in China, heard the Gospel and embraced the Lord Jesus. The three soon conspired about getting the message of Christ into their own country, an action forbidden by the government. Since the Korean and Chinese alphabets were similar, they decided to smuggle in a copy of the Chinese Bible. They drew straws to see who would have the privilege of bringing the Gospel into Korea.

Chinese Bible

The first man buried the Bible in his belongings and headed toward the border, a journey of many days by footpath. There he was searched, found out, and killed. Word reached the others that their friend was dead.

The second man tore pages from the Bible and hid the separate pages throughout his luggage. He, too, made the long trip to the border only to be searched and beheaded.

The third man grew more determined than ever to succeed. He ingeniously tore his Bible apart page by page, folding each page into a tiny strip. He wove the strips into a rope and wrapped his baggage in his homemade rope. When he came to the border, the guards asked him to unwrap his belongings. Finding nothing amiss, they admitted him.

The man arrived home, untied the rope, and ironed out each page. He reassembled his Bible and began to preach Christ wherever he went. And when the missionaries of the 1880s fanned into the country, they found the seed already sown and the firstfruits appearing*.

This story reminds me of what Jesus said in the Gospel: "The Kingdom of Heaven is like a mustard seed planted in a field. It is the smallest of all seeds, but it becomes the largest of garden plants; it grows into a tree, and birds come and make nests in its branches" (Matthew 13:31-32, NLT).

THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.

Reference:

§  Ted W. Engstrom, What in the World is God Doing? (Waco, TX: Word Books, 1978), Page 161.

Best Blogger Tips

Most Important Question for Christ Followers

Posted: 03 Nov 2013 07:23 PM PST

What is the purpose of our existence?

everything that you see that we have ever made, with the hands of men, we have made it for purpose.

What is that purpose?

To perform a function for us.....

and we have never made anything, except to serve us...

doesn't it makes sense then, that our Creator made us to serve Him?

In fact this is the answer, the calling of truth to people;

Quran 51:56; Allah said;

"I have only created Jinns and men, that they may serve Me"

ReplyDelete
“AKULAH KEBANGKITAN DAN HIDUP” 1 Korintus 6:12 1 Korintus 8:3 2014 ABRAHAM ABRAHAM: Membangun Mezbah Abram absalom Agama Tidak Menyelamatkan Agnes Monica AGU ROHANI KRISTEN AJARKU BERDIAM Alkitab Allah allah anak allah bapa Allah Peduli Allah Taala Allah Yang Setia Amsal 11:27 Anak Domba ANAK SEKOLAH MINGGU Anniversary Are We Prepared asmirandah Asmirandah Zantman Atas Dosa Awesome God ayub bagi tuhan bangsa isreal Bapa Selidiki Hatiku Baptisan Batasan Belajar berbuat baik Berdoa Berdoalah ‪BERHASIL‬ BERHENTI MEMBATASI IMAN ANDA berita baik Berita Injil Berkabung Berkat dan Undian Berlari Padamu berserta lirik lagu berusahalah mendapatkannya Betapa Hatiku Boy Sopranos carilah perdamaian Christmas Song Cinta-Ku Cintamu Damai BersamaMu Dampak Kekosongan dan yang terpenting DARI TERBIT MATAHARI Darlene Zschech daud Di Setiap Nafasku dikasihi yesus doa harian kristian Doa Mengubah Segala Sesuatu doaku doktrin Domba Domba Allah dosa Dosa Percabulan Dosa Serakah efesus 6:1-3 embun faith firman Firman‬ Tuhan gerija tuhan Get Our Hands Dirty GMB GNF good friday GoodNews Fellowship GoodNews Fellowship Matang goodnews green height GoodNews2us Green Height Grezia hakim segala bangsa hamba rokok Hanya Yesus Juruselamat Harapan Bangsa Harapan Bangsa Lyric Hargai harta Hidup How great is our GOD Hubungan hubungan keluarga ia dikenal oleh Allah Iman iman petrus agung Indah oh Indah Injil Iraq Isa Almasih Jaclyn Victor Jadikan Aku Indah jalan yang lurus janda JANGAN BERKOMPROMI Jangan Pernah Bersedih Jangan sombong jason jauhilah yang jahat Jeffry Tjandra Jesus JIKALAU BUKAN TUHAN SIA-SIALAH USAHA KITA Jodoh Impian John 3:16 jujur jumaat agung Kagumi KARENA TAK PERCAYA Kasih Allah Kasih SetiaM Kasih Tuhan Kasih Yesus Kasihilah sesama manusia Kasihilah Tuhan Allahmu Kau Saja Kaulah Harapan kayu salib kebenaran Kegagalan kehidupan keilahian Yesus Kejadian 2:18 Keluaran 14: 16 KEMARAHAN Kemenangan KESAKSIAN Keselamatan KETIKA DOSA DIBERESKAN Khotbah Khotbah Pastor Kingdom of God Kisah Dua Lelaki kisah lucu kristian Kisah Penjual Minuman Kisah Teladan Kisah Tiga Pokok ‎Kitab‬ Suci Krismas kristen kristian Kristus kuasa doa kumenyembah kutetap setia Kutukan Setan Lagu Hari Natal lagu rohani Lagu Rohani Kristen Lagu Rohani Terbaru Lagu Rohani Terbaru 2014 - PertolonganMu - Citra lagu Yesus Lahir LAPAR DAN HAUS AKAN TUHAN LAZARUS Lebih Dalam Lirik Lagu Rohani Kristen LYDIA KANDOU Marah Menimbulkan Celaka Markus 16 masalah berat matius Matius 22:37-40 mazmur 1:1 - 1:3 mazmur 23 Mazmur 34:15 Membangun Mezbah MENANGGAPI MUSIBAH Mengejar Hadirmu - GMB Mengembangkan Talenta MENGENAL YESUS Menggigil Kedinginan Menjadi Bijak Menjadi‬ orang ‎menurut‬ prinsip ‪Tuhan‬ Merawat Hubungan Mike Mohede Miliki miskin mujizat tuhan mujizat tuhan kasih tuhan Mujuzat Itu Nyata Nabi Musa NAFSU Nama Yesus Natal Nikita oleh Isa Almasih orang yang diberkati orang yang mengasihi Allah Oxygen True Worshippers Youth Palestin dan Israel Pastor Jeffrey Rahmat Pastor Luke Pdt. Gilbert Lumoindong Pencuri Kue Penganiayaan Kristian perintah Perkahwinan perkara doa Perkongsian Perkongsian Kebaktian Pertolongan petrus agung pilihan yang salah Puji Puji dan Sembah Putus Hubungan roh kudus Roma 15:13 Roma 5:1-5 SAAT ANDA MERAGUKAN KASIHNYA SAATNYA PEREMPUAN BERPERAN salah fokus Sampai Sesuatu Terjadi Santa Claus Sarah Sarai Sari Simorangkir Sdri Maria Selamat hari Krismas Selamat hari natal Sembah semua bangsa Semua Orang Pasti Menangis sentuh hatiku September 25 2015 September 7 SERI UTUSAN TUHAN Seru Nama Yesus sidney mohede Sikap Rendah Hati Single Forever Stefano Sanjaya stop worrying Sudah Selesai Sukacita Surga syukur Taurat Musa Telinga Ibu Tepat pada Waktu terima kasih kepada Yesus Penyelamat saya Terlalu Besar Teruskan Berdoa The Power of Your Love Tiba Saatnya Tinggal Dalam Firman Titus 2:7 True Worshippers True Worshippers Youth tuhan Tuhan Dengar Doaku Tuhan menjadi Manusia Tuhan Pasti Sanggup Tuhan Tidak Dapat Mencegah Manusia Untuk Berbuat Jahat Tuhan Yesus Turun dan Naik untuk orang lain UTUSAN TUHAN Vania Larissa Vanissa Larissa Wahyu YANG ADA DI ALKITAB Yang Lumpuh disembuhkan yang terutama Yeremia 17:5 Yesaya 1:18 Yesaya 27:3 Yesus Yesus JuruselamatKu YESUS KEKUATANKU YESUS KRISTUS Yesus Tuhan Yohanes