Saturday, 4 January 2014

Posted by Admin GoodNews2Us | Posts under :

Seserius Apakah Semua Manusia Tanpa Kecuali, Memerlukan Juru Selamat?


Seserius Apakah Semua Manusia Tanpa Kecuali, Memerlukan Juru Selamat?

Posted: 02 Jan 2014 04:57 AM PST

Oleh : Martin Simamora

Seserius Apakah  Semua Manusia Tanpa Kecuali, Memerlukan Juru Selamat?

Tahun yang baru, adalah tahun  yang tak terelakan didahului oleh  kelahiran sang Juru selamat kedalam dunia, Allah yang turun kedalam dunia – Yesus telah lahir, sudah masuk dalam sejarah manusia. Kelahirannya  melalui perawan Maria disebabkan oleh Roh Kudus, oleh Allah sendiri! Perawan, oleh Roh Kudus- sebuah konsepsi  janin yang tidak lazim sebab diakibatkan  oleh Roh Kudus, datang dari Allah! Sebuah tahun dikatakan baru, pada dasarnya, bukan sekedar perubahan angka dari 2013-2014. Adanya tahun yang baru, pada dasarnya, diakibatkan oleh kunjungan Allah kepada manusia sebagai Juru selamat, sebuah Era Baru telah terjadi. Ini adalah sebuah peristiwa  megah, kudus dan  ajaib bagi dunia (Ibrani 1:1-6) : kini ada pengharapan yang pasti akan keselamatan.  Kalau malaikat-malaikat HARUS menyembah dia yang lahir di Betlehem, maka pasti  ada sebuah peristiwa megah dan sekaligus mendebarkan bagi semua manusia. Bukan karena kedatangan-Nya maka manusia kini dimungkinkan untuk melakukan upaya-upaya untuk selamat secara mandiri,  sebab jika demikian adanya maka tidak ada yang dapat dikatakan megah dan ajaib, apalagi sampai perlu Yesus mati di kayu salib, cukuplah dia datang saja sebagai seorang Guru atau Nabi.  Dalam hal ini, Allah telah memastikan sebuah keselamatan  dalam sebuah cara yang mutlak dan pasti. Tetapi, menurut anda, apakah semua manusia tanpa kecuali, memerlukan  Juru selamat?


Manusia bukanlah mahluk yang terlampau bodoh dan terlampau tak berdaya sehingga sebagai ras tertinggi dalam planet bumi dan alam semesta, tak sanggup menolong atau menyelamatkan dirinya sendiri. Kalau manusia itu pun mengalami kelemahan fisik, katakanlah, kaki yang pincang sebelah oleh  kelumpuhan, dia dapat mengatasinya dengan menggunakan tongkat penopang kaki setidak-tidaknya. Jika manusia itu mengalami gangguan pendengaran, maka manusia itu dapat mengatasi kelemahannya itu dengan alat bantu dengar elektronik. Jika  seorang manusia menderita kebutaan, maka bukan berarti dia tidak bisa membaca sebab manusia  telah menciptakan huruf Braille, jika  manusia itu mengalami masalah jantung spesifik yang mengakibatkan daya pacu jantungnya bermasalah, bahkan manusia dapat mengatasinya dengan alat pacu jantung. 

Ketika manusia mengalami krisis  pangan dunia, maka para ahli-ahli pangan, kini, dalam derajat yang cukup istimewa dapat menciptakan varitas-varitas bibit tanaman yang dapat berproduksi lebih banyak dibandingkan dengan varitas alami. Ketika manusia menyadari bahwa kelak suatu saat dunia akan mengalami krisis energi fosil (minyak bumi), manusia  kini mengembangkan energi  alternatif non fosil yang kelak dapat digunakan secara masal dalam kehidupan sehari-hari mulai dari memenuhi kebutuhan energi  rumah tangga.  Bahkan manusia dapat belajar dari malapetakan atau bencana alam yang paling mengerikan  dalam sejarah hidupnya; lihatlah bagaimana kini kita dapat meminimalisasi dampak bencana dengan peringatan dini tsunami, peringatan dini topan atau tornado, dan berbagai upaya lainnya untuk bencana-bencana lainnya.


Credit: cnn.com

Memperhatikan sejumlah hal besar  diatas tersebut, yang telah dilakukan dan juga potensi-potensi yang dimiliki  manusia untuk menolong dan menyelamatkan eksistensi rasnya sendiri, maka dimanakah relevansinya bagi TUHAN untuk mengutus  Anak-Nya kedalam dunia (Yohanes 3:16). Lihatlah manusia, bahkan kini berpikir dan berupaya sangat serius dengan seganap sumber daya yang dipunyai untuk merelokasi rasnya ke planet lain yang lebih muda dan lebih sehat bagi manusia dalam segala hal (bacalah  " 3 New PlanetsCould Host Life"), ya manusia tak hanya dapat memroses air laut menjadi air tawar atau memanfaat energi nuklir untuk pembangkit energi hingga untuk pemanfaat medis, manusia bahkan  memiliki potensi untuk mencari planet-planet baru untuk didiami! Dalam hal ini, memikirkan apalagi memercayai Tuhan sebagai  Juru selamat menjadi terlihat  tidak bernilai signifikan, kalau  tidak dikatakan sebagai terlampau dramatis.

Moral manusia Vs Moral Tuhan?


Salah satu isu tajam : bahwa manusia memerlukan Tuhan sebab moral manusia sudah rusak dan tidak ada dokter  atau ahli jiwa yang sanggup memperbaikinya, apalagi menyembuhkannya. Dengan kata lain masalah aktualnya lebih besar dari sekedar MORALITAS!
Tetapi  orang-orang sinis kerap mengejek Tuhan dengan cara seperti ini: "kalau seorang ayah atau orang tua pada umumnya saja akan segera bertindak ketika melihat anaknya dalam bahaya, misal  bermain di pinggir jalan, mengapa Tuhan  tidak melakukannya? "Lihatlah Tuhan, dia sama sekali tidak bertindak apapun ketika manusia yang jelas-jelas tidak lebih hebat daripada si iblis, dibiarkan-Nya saja diperdaya dan memakan dari pohon yang Dia larang sendiri? Bukankah ini sudah secara telak membuat Tuhan tidak memiliki moral yang lebih bermoral daripada manusia!

Tetapi mari kita menjadi sangat cermat. Satu sisi, manusia-manusia berteriak dengan lantang dan penuh percaya diri bahwa "kami memiliki kehendak bebas, kami memiliki rasio, dan kami memiliki nurani untuk melakukan penilaian-penilaian untuk melakukan atau tidak melakukan sebuah tindakan." Satu sisi manusia-manusia  tidak menghendaki Tuhan terlampau berdaulat sebab jika Dia terlampau berdaulat, bukankah kami tidak lebih dari sekedar robot atau boneka? 

Manusia memrotes dan mengecam Tuhan: sebagai Tuhan, bermoral tidak lebih baik daripada manusia sebab Dia tidak lebih baik daripada seorang ayah yang akan berlari menolong dan mencegah anaknya dari bahaya di jalan, terlepas dari apakah dia mampu atau tidak untuk mewujudkannya. Namun di sisi lain manusia juga menuntut agar Tuhan jangan terlalu berdaulat sebab kami manusia memiliki kehendak bebas, rasio dan nurani, kami lebih cerdas daripada "binatang", kami bukanlah manusia  yang tidak sanggup  membedakan apa atau  mana yang benar dan salah, mana yang hitam dan mana yang putih. Kami manusia memiliki kapasitas untuk melakukan penilaian-penilaian, kami tidak selemah atau segampang itu untuk diperdaya oleh gagasan-gagasan muslihat! Jadi…Tuhan, janganlah  Engkau terlampau berdaulat, sampai-sampai engkau menentukan segala sesuatu yang boleh terjadi dan tidak boleh terjadi, bahkan Engkau dikabarkan melakukannya jauh sebelum semuanya itu terjadi! Kalau Engkau melakukan itu Tuhan, itu sama saja engkau membungkam kehendak bebas kami, itu sama saja engkau tidak memberikan kesempatan kepada otak kami serta nurani kami untuk  membuat keputusan-keputusan yang mandiri. Bukankah engkau yang menciptakan kami manusia dengan kehendak bebas, kecerdasan atau kemampuan menggunakan rasio dan nurani  yang istimewa?

Itulah manusia! Kami manusia berteriak lantang "moralitas kami sebagai manusia tidak lebih buruk daripada Tuhan!" Kalau kami, sebagai orang tua manusia akan  mencegah hal-hal buruk dengan segala daya dan cara, kalau perlu tidak mengizinkan anak kami bermain di luar rumah, agar terhindar dari bahaya yang kami ketahui namun tidak diketahui anak kami, kok..Tuhan tidak  "mengurung" Adam dan Hawa agar pada hari dan jam tersebut tidak bertemu Adam dan Hawa?

TETAPI disaat yang sama, kami manusia juga berteriak  dan menuntut pada Tuhan agar "berikanlah kepada kami  ruang seluas-luasnya bagi kehendak bebas, daya rasio dan nurani kami, agar kami boleh hidup sebagai manusia yang sempurna dan eksis!" Jika Engkau, sedikit-sedikit campur tangan, sedikit-sedikit mengatur semua runtutan sejarah manusia, maka apakah kami ini? Robotkah? Bonekakah? Lantas untuk apa Engkau memberikan kepada kami kemauan, otak, dan nurani Tuhan?

Apakah  yang dimaui manusia? Harus seperti apakah Tuhan berlaku bagi manusia? Apa yang dikehendaki manusia agar Tuhan  bersikap? Wow…. tidakkah ini menjadi terlihat bahwa Tuhan telah didikte oleh manusia? Atau apakah benar Tuhan telah memperlakukan manusia bagaikan robot atau boneka,  jika dia berdaulat penuh sebagai Tuhan?

Apakah manusia  serta-merta menjadi robot atau boneka? Ketika  Dia bersabda demikian :

  • 1 Samuel 2:6-7 "TUHAN mematikan dan menghidupkan, Ia menurunkan ke dalam dunia orang mati dan mengangkat dari sana. TUHAN membuat miskin dan membuat kaya; Ia merendahkan, dan meninggikan juga.  
  • Matius 10:29 "Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekorpun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu."
  • Amsal 16:33 "Undi dibuang di pangkuan, tetapi setiap keputusannya berasal dari pada TUHAN."  (Yunus 1:7 "Lalu berkatalah mereka satu sama lain: "Marilah kita buang undi, supaya kita mengetahui, karena siapa kita ditimpa oleh malapetaka ini." Mereka membuang undi dan Yunuslah yang kena undi.")
  • Galatia 1:15-16 "Tetapi waktu Ia, yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya, berkenan menyatakan Anak-Nya di dalam aku, supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, maka sesaatpun aku tidak minta pertimbangan kepada manusia;
  • Keluaran 3:21 "Dan Aku akan membuat orang Mesir bermurah hati terhadap bangsa ini, sehingga, apabila kamu pergi, kamu tidak pergi dengan tangan hampa."
  • Kejadian 45:5 "Tetapi sekarang, janganlah bersusah hati dan janganlah menyesali diri, karena kamu menjual aku ke sini, sebab untuk memelihara kehidupanlah Allah menyuruh aku mendahului kamu."--Kejadian 50:20 "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar."
  • Mazmur 104:21-30"Singa-singa muda mengaum-aum akan mangsa, dan menuntut makanannya dari Allah. Apabila matahari terbit, berkumpullah semuanya dan berbaring di tempat perteduhannya; manusiapun keluarlah ke pekerjaannya, dan ke usahanya sampai petang. Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. Lihatlah laut itu, besar dan luas wilayahnya, di situ bergerak, tidak terbilang banyaknya, binatang-binatang yang kecil dan besar. Di situ kapal-kapal berlayar dan Lewiatan yang telah Kaubentuk untuk bermain dengannya. Semuanya menantikan Engkau, supaya diberikan makanan pada waktunya. Apabila Engkau memberikannya, mereka memungutnya; apabila Engkau membuka tangan-Mu, mereka kenyang oleh kebaikan. Apabila Engkau menyembunyikan wajah-Mu, mereka terkejut; apabila Engkau mengambil roh mereka, mereka mati binasa dan kembali menjadi debu. Apabila Engkau mengirim roh-Mu, mereka tercipta, dan Engkau membaharui muka bumi.

Justru karena manusia MERASA SANGAT bernilai dan sangat istimewa, terlihat, telah menjadikan manusia tidak lagi sanggup mengapresiasi Tuhan dalam kedudukan-Nya yang megah dan agung. Seolah-olah, karena Tuhan telah memberikan kehendak bebas, rasio, dan nurani yang luar biasa, lantas Tuhan tidak boleh lagi terlampau dominan. Ya…seperti halnya kita di dunia manusia,  bahkan terhadap anak sendiripun kita berkeyakinan bahwa orang tua tidak boleh terlampau dominan apalagi berkuasa atas anaknya. Seolah hendak mengatakan bahwa moralitas Tuhan itu tidak lebih hebat daripada moralitas manusia sehingga sebagaimana orang tua dunia yang dominan dapat otoriter dan tidak  adil maka Tuhan pun dapat demikian. Begitulah kuatir dan persepsi manusia ketika Tuhan terlampau berdaulat, maka bagi manusia itu adalah otoriter, itu adalah perilaku seperti orang tua dunia memperlakukan anaknya semena-mena dan  hanya jadi boneka tanpa belajar menjadi mandiri.

Sebaliknyalah Moralitas Tuhan teramat megah untuk dapat disandingkan dengan moralitas manusia. Inginkah anda  mengetahui bagaimanakah moralitas yang diusung oleh Tuhan?

Cobalah anda bandingkan dengan diri anda ketika membaca  moralitas Tuhan ini:

  • Markus 7:20-23 "Kata-Nya lagi: "Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."
  • Matius 6:24 "Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."
  • Markus 12:30-31 "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."
  • Matius 5:27-28 "Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.
  • Wahyu 22:13-15" Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir." Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu. Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar.
  • Matius 5:48 "Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."

Adakah satu, saja manusia yang sanggup memenuhi standard moralitas Tuhan yang seperti ini- sempurna tanpa cela dan lebih tepat dikatakan KUDUS? Jangankan memenuhi, sekedar untuk mendekati saja akan sangat mustahil! Bahkan perkataan Yesus sendiri akan menunjukan bahwa manusia mustahil memenuhinya!

Ini  bukan menunjukan bahwa  manusia membutuhkan pertolongan pada apa yang tidak dapat dilakukan oleh manusia, tetapi pada hal yang mustahil untuk dilakukan manusia terkait apa yang menjadi standard Tuhan.

Manusia Baik  Dimata Dunia adalah Manusia Najis  Bagi Tuhan!

Kalau Tuhan memiliki standard yang sekaligus menunjukan integeritas moralitasnya lebih daripada sempurna, tetapi TEGAK LURUS  atau kudus. Apakah ada dasar untuk mencurigai Tuhan akan berbuat licik apalagi menjadikan  manusia seperti boneka/ robot.

Hal yang perlu saya tegaskan di sini adalah: bahwa manusia memang memiliki sebuah kemampuan yang diinstrumentasikan melalui kehendak bebasnya yang disertai oleh kemampuan rasio dan nuraninya. Saya berpendapat, ini adalah trio yang istimewa, yang masih bekerja sekalipun manusia dinyatakan telah jatuh kedalam dosa. Hanya saja,  jika sejak penciptaan Allah adalah Allah yang berdaulat maka setelah manusia jatuh pastilah Dia tetap berdaulat atas segala sesuatunya. Dan jika pada Adam dan Hawa, dalam kedaulatan-Nya, Dia membiarkan kehendak bebas, kemampuan rasio, dan nuraninya untuk berhadap-hadapan dengan si  ular, maka kita juga melihat Allah masih memberikan pada manusia itu tiga  trio tersebut, namun saya percaya kualitasnya sudah jauh memburuk.

Namun, kepada siapapun yang menuding Allah sebagai  "keterlaluan" dengan membiarkan manusia sendirian berhadap-hadapan dengan si  ular (Setan), ingatlah akan hal ini : "DIA MEMBERIKAN MODAL BAGI MANUSIA UNTUK BERHADAP-HADAPAN DENGAN SI SETAN : KEHENDAK BEBAS, DAYA RASIO, DAN  NURANI." Bahkan sebetulnya Allah  "sadar" bahwa  "trio" tersebut, tidaklah cukup sehingga Dia membekali manusia Adam dan  Hawa dengan   Firman-Nya :



Kejadian 2:15 "TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."

Karena manusia memiliki "trio" yang membuat manusia benar-benar istimewa, maka TUHAN pun dalam kemahatahuan-Nya tidak membiarkan manusia itu sendirian  dengan "trio"mumpuni andalan manusia ini. Dia melengkapi manusia dengan sebuah   panduan, nasehat, teguran,  yang jelas dan lugas:

"Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."


TUHAN sudah mengingatkan agar manusia itu jangan melakukan apa yang telah ditetap untuk tidak boleh dilakukan, sebuah larangan. TUHAN bahkan sudah sedari awal telah  menetapkan : " kalau melakukan apa yang Dia telah larang, PASTILAH manusia itu MATI!

Kita tahu selanjutnya bahwa manusia yang memiliki trio: kehendak bebas,daya rasio atau berpikir,dan nurani, PLUS firman dari sang Pencipta, pun membuat manusia itu tidak juga berpihak pada ketetapan TUHAN, sebaliknya manusia telah mempertaruhkan  HIDUP yang dimilikinya  yang berujung pada KEMATIAN! (Bacalah  targedi maut manusia ini dalam Kejadian 3:1-13).

Nah, sekarang sebagaimana TUHAN telah katakan, bahwa manusia itu sekarang telah MATI, tetapi kita tahu  bahwa  wujud kematian ini bukanlah sebuah kematian yang terjadi secara jasmaniah tetapi secara spiritual. Karena saat manusia itu memakan  yang dilarang itu, kedua manusia itu masih bernafas, masih memiliki trio tersebut dan ini terlihat bagaimana Adam dan Hawa sanggup berdialog dengan TUHAN, namun nyata efek MATI itu terlihat, dengan cara MENYALAHKAN TUHAN SEBAGAI BIANG KELADI TRAGEDI INI :

Kejadian 3:8

Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman. Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?" Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi." Firman-Nya: "Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?" Manusia itu menjawab: "Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah   yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan." Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: "Apakah yang telah kauperbuat ini?" Jawab perempuan itu: "Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan."


Kedua manusia itu bukan sekedar saling menyalahkan atau lebih tepatnya tidak mau disalahkan begitu saja. Hebatnya lagi, manusia itu tidak saja menyalahkan si Ular sebagai biang keladi, tetapi dengan sangat percaya diri, manusia itu sanggup beragumentasi  bahwa TUHANLAH, biang keladi UTAMA tragedi ini. ANDAI SAJA TUHAN TIDAK MENCIPTAKAN HAWA (Kejadian 2:18-19) DAN MENJADIKAN PENOLONG DI SISI ADAM, DAN HAWA TIDAK  MEMBERI BUAH POHON ITU, PASTILAH AKU TIDAK MELANGGAR PERINTAH TUHAN!  Jadi, seharusnyalah Engkau turut bertanggungjawab dan lebih pantas menjadi aktor utama kesalahan ini!

TETAPI, apakah serta merta TUHAN menjadi murka dan begitu saja  memusnahkan  manusia yang lancang dan kurang ajar ini? TIDAK! Bahkan luar biasanya, TUHAN dalam kedaulatan-Nya, dalam kemegahan-NYA, dalam Kekudusan-Nya, dalam Keadilan-Nya, dan dalam kasih-Nya, memberi tempat selebar-selebarnya bagi KEHENDAK BEBAS, DAYA RASIO, dan NURANI mereka untuk boleh berbantah-bantahan dengan-Nya. TUHAN memberikan kesempatan bagi manusia untuk mengajukan pembelaan diri (bacalah kembali  Kejadian 3:9-19), namun manusia itu tidak berdaya terhadap barang bukti yang telah melekat  pada diri mereka, yaitu MEREKA TELAH MATI!

TETAPI, lihatlah apa yang TUHAN lakukan kepada manusia yang  TELAH MATI tersebut?  Dia tidak hanya masih MEMANGGIL untuk menanyai duduk persoalan (padahal Dia mahatahu!) dan MEMBERIKAN KESEMPATAN UNTUK MEMBELA DIRI, Dia juga menunjukan kesalahannya (sebenarnya ini  malahan  KESALAHAN TUNGGAL namun kompleks), memberikan vonis yang ADIL bagi masing-masing pelaku kejahatan (Kejadian 3:14-19).

TETAPI, ada yang lebih luar biasa lagi, sebelum Tuhan mengusir mereka dari taman TUHAN, Dia memberikan sebuah tanda kasih  yang dahsyat, sebab pada dasarnya Dia  oleh kehendak-Nya sendiri dalam Kedaulatan-Nya melakukan sebuah Tindakan yang Penuh kasih seorang Bapa kepada anak-anak-Nya :  "Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka (Kejadian 3:21). "Sebelum pada akhir-Nya Allah HARUS MENGUSIR MEREKA DARI TAMANNYA : "Lalu TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil. Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyala beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan" (Kejadian 3:23-24).

Dalam hal ini kita bisa melihat, sekalipun manusia itu memang memiliki kehendak bebas, daya rasio atau kecerdasan intelektual, dan nurani yang dapat melakukan pertimbangan-pertimbangan moral. Kita melihat bahwa TUHAN menuntut manusia untuk selalu bergantung sepenuhnya dalam seluruh keberadaan manusia, sehingga manusia tidak dapat menggusur kedaulatan Tuhan dalam setiap ketetapan-Nya! MANUSIA HARUS SENANTIASA DALAM SETIAP HAL TANPA KECUALI BERGANTUNG PADA TUHAN! Kemampuan manusia dengan kehendak bebas, berpikir dan  bernurani TIDAK BOLEH MEMBUAT TUHAN MENJADI KECIL tetapi seharusnya semakin MEGAH! Jika hal ini diabaikan maka hasil finalnya adalah : MATI!

Allah yang Adil sekaligus Kasih!

Sesuatu  yang sulit untuk dibayangkan, namun sejak Kitab Kejadian kita sebenarnya telah dipertontonkan oleh sebuah demonstrasi Keadilan dalam Kasih dan Kasih dalam Keadilan, karena Dia berdaulat maka Dia dapat melakukannya. Dia menghukum namun dia menunjukan kasih-Nya. Dia masih memberikan pakaian kepada manusia yang telah MATI. Dia masih memberikan pakaian (dibuat oleh-Nya dan dikenakan oleh-Nya) sebelum dia sendiri mengusir-Nya! Inilah moralitas TUHAN yang tak pernah jadi perhatian manusia!

Sebetulnya kalau kita bertanya pada diri sendiri: "apakah gunanya mempertahankan orang mati?' Bukankah menyimpan mayat sangat tidak lazim atau normal? Bukankah harus dikubur saja sepatutnya supaya tidak menyebarkan bau busuk? Manusia  MATI  tetapi dibiarkan hidup dengan Trio  yang diandalkan manusia ( Kehendak Bebas, Daya rasio, dan nurani) namun kali ini TANPA SAMA SEKALI TUHAN ADA BESERTA MEREKA (sebab  mereka ada  tinggal di taman TUHAN). Kini manusia yang mati itu  sama sekali tidak memiliki peringatan dari mulut Tuhan secara langsung! Manusia terisolasi dari Tuhan oleh sebab   melanggar sebuah KESALAHAN TUNGGAL! Manusia itu MATI , dan DIUSIR  dari TAMAN TUHAN!  Begitulah manusia adanya kini; semua tanpa kecuali, semua manusia itu MATI dan  TERISOLASI DARI  TUHAN  ! Dua kemalangan membelenggu manusia tanpa ada yang dapat melepaskannya!

Manusia memang bisa baik sebab manusia masih memiliki kehendak bebas, daya rasio atau berpikir, dan nurani.  Malangnya ini beroperasi dalam dua fakta yang menakutkan : (1) Semua manusia  TELAH MATI (2) Semua manusia telah diusir dari hadapan TUHAN! Sehingga inilah yang mengakibatkan manusia baik di mata dunia adalah najis di hadapan Tuhan.    Sekaligus menujukan bahwa manusia memerlukan Tuhan sama sekali untuk menolongnya dari fakta ini.

Mari kita lihat fakta ini dari sudut  pandang Allah sendiri, melalui dua kesaksian dalam Alkitab

  • Markus 7:20-23 "Kata-Nya lagi: "Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang." (baca juga : Matius 15:18, Matius 12:34-37)

Tunjukan kepada saya di muka bumi ini, ada satu manusia yang sama sekali dari dalam hatinya tidak pernah setitik saja   ada hawa nafsu, ada kesombongan, ada kelicikan, ada kebebalan? ATAU tolong  tunjukan kepada saya ada manusia yang sanggup membuktikan  atau melihat dalam hati seseorang ada atau tidak ada setitik saja hal-hal ini? Saya tidak yakin ada manusia yang sanggup melihat  kedalaman hati manusia, SELAIN TUHAN! Saya sama sekali tidak percaya ada manusia yang dapat lolos dari  apa yang telah ditetapkan TUHAN ini.

Berdasarkan  fakta yang disodorkan  oleh Yesus  Kristus, saya  tidak bisa  membantah fakta mengerikan bahwa tidak ada manusia yang dapat bebas dari kondisi najis! Dalam hal ini kita memerlukan Juru selamat, tidak bisa tidak, agar kita kudus! (bandingkan dengan ;  Yohanes 15:3,Yohanes 17:17-20, Ibrani 2:11, Ibrani 9:13,18,26 Ibrani 10:5-10, 29   1 Tesalonika 4:7, Titus 2:14)

Efesus 4:17-20 "Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka. Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran. Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus.

Hanya  jika anda dan saya percaya  kepada Yesus maka kita dapat hidup sebagai orang yang MENGENAL Allah. Mengenal disini bukan dalam artian yang "gampangan" apalagi dalam artian yang murahan. MENGENAL  ALLAH  adalah sebuah realita dan bukan sebuah jargon semata, orang itu HARUS  hidup dalam PERSEKUTUAN DENGAN ALLAH. Jika memang demikian maka  pikiran kita akan berguna,pengertian kita akan terang, hati kita tidak degil tapi penurut/tunduk, perasaan kita tidak tumpul tapi menjadi tajam/hidup sehingga kita berkuasa atas hawa nafsu tidak menyerah. Jika demikian maka kita tidak menyerah kepada hawa nafsu dan tidak mengerjakan segala macam kecemaran!

Darimanakah semua ini HARUS BERMULA? Semua ini bermula dari MENGENAL ALLAH ,atau dengan kata lain manusia yang TELAH MATI, pertama-tama harus DIHIDUPKAN atau DIBANGKITKAN DARI KEMATIAN (Ini mustahil dilakukan oleh manusia!) agar SANGGUP meninggalkan dosa dan berpaling kepada Yesus Kristus, sehingga  dapat mengenal ALLAH- memiliki PESEKUTUAN DENGAN ALLAH sebab memiliki Allah sama dengan memiliki HIDUP, anda tidak lagi MATI!

Bagaimana agar anda MENGENAL ALLAH? Tidak bisa  tidak, anda  harus MENGENAL KRISTUS, anda belajar MENGENAL KRISTUS! Mengenal ALLAH, sehingga pengenalan itu  merasuki segenap sunsum tulang anda, sehingga membuat setiap sel-sel tubuh anda kembali mengenali sang PENCIPTA, nampaknya ini adalah  sebuah upaya yang tidak sederhana. Anda  harus  BELAJAR MENGENAL KRISTUS, BELAJAR MENGENAL ALLAH ITU SENDIRI, sehingga anda memiliki kemampuan untuk mempelajari sesuatu yang mustahil dilakukan oleh manusia yang telah MATI, manusia itu perlu DIBANGKITKAN TERLEBIH DAHULU sehingga dengan demikian  mampu : BELAJAR  UNTUK MENGUSAI SELURUH KEBERADAAN DIRI ANDA AGAR  HAWA NAFSU TIDAK BERKUASA ATAS DIRI ANDA!


Pengudusan oleh Allah memberikan konsekuensi nyata dalam setiap aspek hidup anda, anda dikuduskan, anda dihisapkan dalam kekudusan-Nya maka  kekudusan-Nya tidak tinggal diam begitu saja. Kekudusan Allah menggerakan dan memampukan anda untuk berlaku dalam natur-Nya, ingat ini adalah hal mustahil diupayakan oleh manusia secara independen. Tentu saja anda tidak serta merta dapat  berlaku hidup kudus dengan sendirinya secara utuh, bagaimanapun untuk dapat menjadi kudus maka pertama-tama anda tidak dapat  TETAP MATI, anda pertama-tama harus DIHIDUPKAN oleh Kristus sehingga anda dapat menghasilkan pekerjaan-pekerjaan yang  melawan kecemaran. Sebagai sebuah tanda bahwa anda HIDUP DALAM PERSEKUTUAN DENGAN ALLAH. Dahulu anda MATI kini HIDUP. Dahulu anda MUSTAHIL untuk BELAJAR MENGENAL ALLAH, Kini PASTI dapat mengenal ALLAH, semua oleh anugerah TUHAN, oleh sang Juru selamat! Ya... pada dasarnya anda menjadi kudus oleh pengudusan Tuhan!

Orang baik memang dapat ditemukan dan akan selalu ditemukan. Tetapi orang baik dalam dunia ini mustahil menjadi tidak najis tanpa dia mengenal Allah, tanpa dia MEMILIKI PERSEKUTUAN DAN BELAJAR MENGENAL KRISTUS. Itulah sebabnya DIA dikatakan Juru selamat, menyelamatkan kita dari kematian kekal agar dapat memiliki hidup kekal dan tidak turut dihukum, sehingga kita dapat bersekutu dengan Allah yang hidup!

Ya…dahulu  melanggar dosa dan Mati dan diusir dari taman Tuhan, oleh Tuhan dari persekutuan  bersama-Nya, kini diselamatkan dari MATI dan dipanggil kembali kepada Tuhan untuk masuk kembali kedalam persekutuan dengan TUHAN.

Apakah anda  telah   diselamatkan dan dikuduskan oleh sang Juru selamat dunia?       
 

***

Posted by Admin GoodNews2Us | Posts under :

Invest in God's Missions: The Sea of Galilee or the Dead Sea


Invest in God's Missions: The Sea of Galilee or the Dead Sea

Posted: 02 Jan 2014 06:20 PM PST

"For your heart will always be where your riches are." (Matthew 6:21, GNB)

"God is our treasure. Since God is a mission-minded God,

therefore, if we invest our riches for missions

then our heart and mind are also in God,

the most valuable Treasure." (Richard Angelus)

Christians in Malaysia generally spent hundreds of ringgit every year to buy many different kind of Bible translations, Christian books, religious magazines, worship albums, concert tickets and t-shirts excessively but seldom (some never) investing their money to further the Kingdom of God and to reached out the lost, the needy and the poor neighbors around them. It's time to live a simple lifestyle having a heart and mind of Jesus. Concern and think the way He does for the unsaved – invest your life and possessions for the lost souls. Would you invest your money (prayer, time and even your life) from now on so that more people in Malaysia and beyond can hear the Good News of our Lord and Savior Jesus Christ?

In his book The Challenge of Missions, Oswald J. Smith writes:

"When I was in Palestine, I travelled from Jerusalem down the Jericho Road. I passed the ruins of the ancient city of Jericho and went on to the Jordan River where Jesus was baptized. I wanted to swim across the Jordan at that point and I did so. Then I continued to the Dead Sea where I had another swim. Travelling north, I came at length to the Sea of Galilee and there, too, I indulged in a swim. As I stood on the shore, I thought of the difference between the two bodies of water; one, the Sea of Galilee, teeming with life, the other, the Dead Sea, stagnant and lifeless. 'Why,' I asked myself, 'the different?'

The Dead Sea takes in and takes in, but it never gives out; hence it is stagnant. The Sea of Galilee takes in but it also gives out; hence, it is filled with life; and its water is fresh.

There you have a perfect illustration of the missionary church and the church that is not interested in missions. The latter takes in but it uses everything on itself. It never gives out. Hence it is filled with all sorts of loathsome creatures like a stagnant pool – criticism, gossip, fault-finding, division, and strife, etc. The missionary church takes in, but it also gives out. Hence it is alive and aggressive and God's blessing rests upon it.

The same is true of the individual. The one who keeps everything for himself and refuses to share it with others, becomes a stagnant pool – a Dead Sea, a blessing to no one. The one who invests in foreign missionary work (here I, Richard, would like to add: in any missionary work, local or international), is living an abundant life. It is for us to decide whether our lives are to be symbolized by the Dead Sea or the Sea of Galilee."

Invest in missions.

Flow out blessings, don't be a stagnant pool.

Be like the Sea of Galilee, not the Dead Sea.

THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.

Best Blogger Tips
Posted by Admin GoodNews2Us | Posts under :

Belajar menginjili dari Yesus


Belajar menginjili dari Yesus

Posted: 02 Jan 2014 05:02 PM PST

Posted on by Saat Teduh

Baca: Yohanes 4:1-26

Penginjilan bisa menjadi isu sensitif di negeri ini mengingat keragaman masyarakatnya. Di sisi lain, sebagai pengikut Kristus kita mengemban apa yang disebut sebagai Amanat Agung, yaitu amanat Kristus bagi murid-murid-Nya untuk menjadikan semua bangsa menjadi murid-Nya (Mat. 28:19-20). Lalu bagaimana solusinya? Mari kita lihat cara Yesus.

Sebuah hal sederhana, yaitu permintaan air minum (7) ternyata berlanjut dengan pembicaraan tentang air hidup. Permintaan itu direspons dengan keheranan karena yang meminta adalah seorang laki-laki Yahudi yaitu Yesus, sementara yang dimintai air adalah seorang perempuan Samaria (8). Tanggapan Yesus tidak menjelaskan alasan-Nya meminta minum dari perempuan itu. Ia malah menunjukkan bahwa perempuan itulah yang sesungguhnya membutuhkan "air hidup", yang dapat Dia berikan kepadanya (10).

Mendengar keterangan bahwa "air" itu tidak akan membuat dia haus lagi, si perempuan Samaria jadi ingin mendapatkan "air" itu (15). Tujuannya, agar ia tidak merasa haus lagi dan tidak perlu datang lagi ke sumur itu untuk mengambil air. Ternyata si perempuan Samaria belum memahami apa yang dimaksud Yesus dengan "air", tetapi percakapan sudah sampai pada pernyataan diri Yesus bahwa Dia adalah Mesias (25-26).

Di sini kita melihat bahwa metode penginjilan yang dilakukan oleh Yesus dimulai dari suatu topik yang menjadi kebutuhan bersama, yaitu air. Ia lalu menangkap ketertarikan si perempuan akan topik tersebut dengan menyatakan siapakah diri-Nya sesungguhnya. Yesus menyampaikan tanpa basa-basi, juga tanpa kalimat berbunga-bunga atau bujukan. Namun topik pembicaraan disesuaikan dengan situasi yang dihadapi orang yang diajak bicara. Maka ketika menginjili orang lain, hendaknya kita tidak melakukannya secara hantam kromo (asal berbuat). Pelajarilah dahulu konteks orang-orang yang akan kita beritakan Injil, baik itu tentang kebutuhannya maupun hal lainnya. Namun yang tak kalah penting adalah meminta hikmat dan pertolongan Tuhan saat kita menyatakan bahwa Yesuslah air hidup yang dibutuhkan umat manusia.

- diambil dari Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  -

Hari-hari yang Terakhir

Posted: 02 Jan 2014 05:00 PM PST

Posted on by Saat Teduh

- Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus -

Bacaan Alkitab hari ini: Yesaya 2

Bacaan Alkitab hari ini membahas tentang hal-hal yang akan terjadi pada hari-hari yang terakhir (2:2). Bagi mereka yang tidak percaya bahwa para nabi bisa berbicara tentang sesuatu yang belum terjadi, mereka akan berusaha mencari suatu peristiwa atau keadaan tertentu dalam sejarah yang cocok dengan peristiwa atau keadaan yang diuraikan dalam bagian Alkitab tersebut. Bagi mereka yang percaya bahwa Tuhan telah mengetahui  hal-hal yang belum terjadi, masalah selanjutnya adalah menentukan apakah bagian Alkitab itu harus dipahami secara harfiah atau secara simbolis. Kesulitan yang kita hadapi disebabkan karena di samping mengandung banyak hal yang bersifat historis (sehingga harus dipahami secara harfiah), Alkitab juga mengandung banyak hal yang bersifat simbolis (sehingga tidak boleh dipahami secara harfiah).

Perkataan "hari-hari yang terakhir" dalam 2:2 jelas menunjuk kepada akhir zaman. Di satu sisi, kita tidak pernah menemukan suatu masa damai yang total dalam sejarah, sehingga senjata menjadi sudah tidak diperlukan lagi (2:4). Sampai masa kini, di negara-negara yang nampaknya aman dan damai pun, senjata masih diperlukan untuk menciptakan keseimbangan di kawasan tempat negara itu berada. Di sisi lain, keadaan banyak orang melakukan tenung dan sihir serta keadaan makmur (2:6-7) merupakan hal-hal yang pernah benar-benar terjadi dalam sejarah Israel.

Walaupun nubuatan Nabi Yesaya dalam pasal ini sulit untuk dipastikan kapan realisasinya, kita bisa melihat suatu pesan yang jelas dan yang relevan bagi kita yang hidup pada saat ini, yaitu bahwa kita tidak boleh menyombongkan diri karena segala sesuatu yang telah kita miliki atau telah kita capai. Bila saat ini kita meninggikan diri sendiri, suatu hari kita akan direndahkan! [P]

Yesaya 2:12
"Sebab TUHAN semesta alam menetapkan suatu hari untuk menghukum semua yang congkak dan angkuh serta menghukum semua yang meninggikan diri, supaya direndahkan"

Posted by Admin GoodNews2Us | Posts under :

Yehovah Jireh


Yehovah Jireh

Posted: 02 Jan 2014 10:00 AM PST

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 3 Januari 2014 -

Baca:  Mazmur 111:1-10

"Diberikan-Nya rezeki kepada orang-orang yang takut akan Dia. Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya."  Mazmur 111:5

Yang tak kalah penting dalam menghadapi tahun baru ini adalah berpikiran positif:  memenuhi pikiran dengan hal-hal yang baik dan positif.  Mungkinkah perkataan atau perbuatan yang kita lakukan dalam nama Yesus adalah negatif?  Tentunya tidak.

     Perkataan dan perbuatan kita haruslah positif dan benar, yaitu sesuai dengan kebenaran firman Tuhan.  Padahal perkataan dan perbuatan kita  (positif atau negatif)  sangat ditentukan oleh pikiran kita.  Dengan pikiran, kita akan memikirkan, mengucapkan dan kemudian melakukan hal-hal yang baik atau pun yang jahat.  Jadi pikiran merupakan aset yang sangat penting dalam kehidupan kita.  Itulah sebabnya Daud berdoa kepada Tuhan,  "Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;"  (Mazmur 139:23).  Daud rindu agar Tuhan senantiasa memperbaharui hati dan pikirannya supaya selaras dengan kehendakNya.

     Rindu perkara-perkara yang baik dan positif terjadi dalam hidup Saudara?  Berpikiran positif mulai sekarang!  Jadi berpikir positif adalah sebuah pilihan!  Bagaimana supaya pikiran kita dipenuhi hal-hal yang positif?  Yaitu mengisinya dengan firman Tuhan dan membangun keintiman dengan Tuhan senantiasa.  Jika pikiran kita sudah berubah, perkataan dan perbuatan kita pun pasti berubah.  Akhirnya,  "...semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji,"  (Filipi 4:8), itulah yang kita pikirkan.  Sebaliknya jika yang kita pikirkan adalah hal-hal yang buruk dan negatif, maka keburukan itu pula yang akan kita tuai,  "Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku."  (Ayub 3:25).

     Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk tidak kuatir tentang apa pun juga, sebab kita mempunyai Bapa di sorga yang tahu persis semua yang kita butuhkan.  Dia adalah Yehovah Jireh, Allah yang sanggup menyediakan.  Ingat, ketakutan atau kekuatiran tidak akan pernah menambah hal-hal yang baik di dalam hidup kita.

"Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus."  Filipi 4:19

Friday, 3 January 2014

Posted by Admin GoodNews2Us | Posts under :

Percayalah Kepada-Ku


Percayalah Kepada-Ku

Posted: 02 Jan 2014 07:04 PM PST

Percayalah Kepada-Ku

Percayalah Kepada-Ku

Seorang anak kecil sedang bermain di taman dan ditemani oleh ayahnya. Anak itu menuju ke salah satu permainan dan meminta ayahnya untuk menggendongnya sehingga anak itu dapat berpegang erat pada sebuah tiang kayu. Anak itu mengayun-ayunkan badannya. Tidak lama kemudian anak itu kelelahan dan memanggil ayahnya.

“Ayah, turunkan aku.”

“Lepaskan tanganmu, maka ayah akan menangkapmu.”

Anak itu menjadi ragu dengan ucapan ayahnya dan ia kedua tangannya tetap berpegang pada tiang kayu.

“Ayah, turunkan aku.”

“Nak, lepaskan saja tanganmu, ayah berjanji akan menangkapmu karena ayah sangat mencintaimu.”

Anak itu tetap meragukan kesungguhan ayahnya dan tetap mempertahankan pegangannya sampai beberapa menit. Tangannya mulai memerah dan dia sangat kelelahan. Dia tidak sanggup lagi untuk mempertahannkan pegangannya. Anak itu melepaskan tangannya dan saat terjatuh, ayahnya menangkapnya.

Berapa banyak diantara kita yang meragukan kasih Bapa? Berapa banyak pula yang selalu mengandalkan kekuatan sendiri? Kita seringkali merasa bahwa akan lebih baik bahwa segala sesuatunya dikerjakan sendiri.

Terkadang kita dengan mati-matian mencoba untuk mengendalikan situasi seorang diri dan mengatur kehidupan sesuai dengan apa yang kita inginkan. Ketika kita tetap berpegang pada kekuatan sendiri, maka kita akan kelelahan.

Tuhan hanya ingin kita melepaskan semua beban kita. Tuhan ingin kita sepenuhnya percaya kepada-Nya. Tuhan yang menciptakan kita dan memberi nafas kehidupan, maka Tuhan tidak akan pernah membiarkan kita terluka. Ketika kita mulai berani untuk “melepaskan” maka Tuhan akan menangkap dan memberikan mujizat yang luar biasa dalm kehidupan kita.

Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak

Mazmur 37:5

Percayalah Kepada-Ku is a post from: Renungan Harian Kristen

Posted by Admin GoodNews2Us | Posts under :

BERKAT TUHAN YANG MENGEJAR ANDA


BERKAT TUHAN YANG MENGEJAR ANDA

Posted: 02 Jan 2014 03:00 PM PST

3 Jan

Ulangan 28:8 TUHAN akan memerintahkan berkat ke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

Jika membaca keseluruhan pasal ini, kita cenderung ketakutan dan berpikir seandainya kita tidak hidup sesuai Firman Tuhan, maka TUHAN akan mengutuk kita. Pasal ini berisi sekumpulan berkat dan kutuk. Berkat, jika Bangsa Israel hidup seturut Firman Tuhan, dan kutuk, jika mereka melanggar Firman Tuhan.

Bersyukurlah hari ini kita hidup di zaman Perjanjian Baru di mana setiap kutuk Hukum Taurat telah ditanggung oleh YESUS di atas kayu salib. Galatia 3:13-14 memberikan konfirmasi mengenai hal ini, "Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!" Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu." Perhatikan ayat ini. Dikatakan YESUS melakukan semua itu supaya BERKAT, bukan KUTUK, sampai kepada Anda dan saya. Oh, haleluya! Sungguh sebuah berita sukacita. Ini artinya TUHAN tidak lagi mengutuk atau menghukum kita sekalipun kita melanggar FirmanNYA. Tapi, bukan berarti Anda dapat seenaknya melanggar. Sungguh sebuah kebodohan jika kita tidak hidup di dalam Firman TUHAN. TUHAN menawarkan janji yang sangat luar biasa untuk setiap kita yang hidup di dalam kebenaran. Di luar Firman Tuhan, Anda hanya akan menjadi bulan-bulanan iblis. Anda mengerti maksud saya?

Teman, jika Anda membaca Ulangan 28 di atas, bacalah bagian berkatnya saja, karena itu disediakan bagi Anda dan saya melalui Tuhan Yesus. Jika Anda tidak bersorak-sorai setelah membaca kalimat di atas, artinya saya perlu lebih memperjelas. Saat Anda percaya kepada YESUS, maka berkat-berkat tersebut adalah bagian Anda. Bagian kutuknya jangan lagi dibaca atau bahkan disebut-sebut, karena YESUS sudah menanggungnya untuk Anda. Baca, renungkan, dan perkatakan bagian BERKAT-nya. Itu bagian yang YESUS sediakan untuk Anda. Firman Tuhan menjamin saat Anda mendahulukan YESUS, maka semua berkat yang Anda baca di pasal ini akan mengejar Anda. Berhentilah mengejar berkat dan me-nomordua-kan TUHAN. Kejarlah YESUS, dahulukan DIA, maka Anda akan melihat berkat mengejar Anda. Begitulah seharusnya kehidupan orang percaya. (penulis: @mistermuryadi)

Posted by Admin GoodNews2Us | Posts under :

TAHU JALAN KITA


TAHU JALAN KITA

Posted: 02 Jan 2014 09:00 AM PST

Baca: Ayub 23:1-17

Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.(Ayub 23:10)

Bacaan Alkitab Setahun:
Kejadian 7-9

"Mengapa ini semua harus terjadi Tuhan?" Pertanyaan ini sering keluar dari mulut kita. Di Alkitab, banyak orang melontarkannya kepada Tuhan, mulai dari bangsa Israel yang bersungut-sungut karena tidak memiliki makanan dan minuman sampai pada Paulus yang mempunyai duri dalam dagingnya. Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru sarat dengan cerita bahwa umat Tuhan tidak luput dari permasalahan hidup. Salah satunya kisah Ayub, laki-laki yang taat kepada Tuhan.

Dalam perikop ini, Ayub bertanya kepada Tuhan mengapa masalah itu menimpanya. Ayub ingin membela diri, mengajukan perkaranya kepada Tuhan, berkeluh kesah bahwa ia tidak sepatutnya mengalami musibah tersebut (ay. 2-7). Tuhan seakan diam, tidak memberikan jawaban yang melegakannya (ay. 8-9). Ada pun para sahabatnya menyalahkannya, menganggapnya kena tulah karena berbuat dosa. Namun, di tengah kebimbangan dan keraguan itu, ada satu pengakuan yang mengandung kepastian: bahwa Tuhan tahu yang terbaik bagi dirinya. Jika Tuhan mengujinya, ia akan menjadi seperti emas (ay. 10). Ia tidak mengatakan "mungkin", tetapi "akan", menunjukkan pengharapan dan keyakinan yang teguh.

Kiranya kita memiliki pengertian seperti Ayub: bahwa Allah tahu jalan hidup yang terbaik bagi kita. Pemahaman semacam ini akan menolong kita untuk tetap teguh di tengah terpaan berbagai kebimbangan dan keraguan. Saat masalah hidup menerpa kita, kita diteguhkan bahwa Dia tidak meninggalkan kita, namun tengah membentuk kita menjadi emas yang semakin murni.—IRF

PENGERTIAN YANG BENAR TENTANG ALLAH MENJADI SUMBER PENGHIBURAN
SAAT KESESAKAN MENERPA KEHIDUPAN KITA


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons:

IMAM LEPRA

Posted: 01 Jan 2014 09:00 AM PST

Baca: Matius 1:18-25

"... dan mereka akan menamakan Dia Imanuel." (Yang berarti: Allah menyertai kita.) (Matius 1:23)

Bacaan Alkitab Setahun:
Kejadian 4-6

Romo Damien, rohaniman Katholik dari Belgia, selama 16 tahun melayani masyarakat lepra yang dikucilkan di Pulau Molokai, Hawaii. Untuk membangun kembali harga diri mereka, selain pembinaan rohani, ia memberikan pelatihan kerja agar mereka dapat menghidupi diri sendiri. Ia menjadi salah satu dari mereka. Dan, tertulari penyakit mereka. Pada usia 49 tahun ia meninggal karena kusta. Seseorang berkomentar, "Tidak ada mukjizat dalam pelayanan Romo Damien sebab ia sendirilah mukjizat itu."

Kisah Romo Damien mengingatkan pada kehadiran Kristus di tengah-tengah kita. Immanuel, Allah menyertai kita. Dia menjadi serupa dengan kita. Berdaging sama dengan kita. Bahkan menanggung sengsara dalam daging yang serupa dengan kita. Nabi Yesaya menubuatkan, "Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya" (Yes. 53:4). Tidak ada kekuatan dan penghiburan yang lebih besar selain kesadaran bahwa kita tidak sendirian. Tuhan bersama kita. Tak ragu untuk bersolidaritas dengan kita. Dia mengerti, menyertai, dan menjadi sama dengan kita. Itu sebuah mukjizat agung.

Siapa yang tidak ingin mengalami mukjizat? Kendati demikian, jika tak ada berkat luar biasa atau keajaiban, itu bukan berarti tiada mukjizat. Pemberian terbaik-Nya bagi kita adalah kehadiran Yesus. Demi menyelamatkan kita, Dia lahir sebagai manusia, menyerupai kita, menderita, dan disalibkan untuk menebus kita. Dia memberi kepastian bahwa kita tidak akan pernah sendirian.—PAD

BELUM TENTU HAL-HAL BESAR MENYERTAI PERJALANAN HIDUP KITA,
TETAPI YANG PASTI TUHAN SENANTIASA MENYERTAI KITA


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons:

Posted by Admin GoodNews2Us | Posts under :

TAHUN BARU: Tahun Pengharapan (2)


TAHUN BARU: Tahun Pengharapan (2)

Posted: 01 Jan 2014 10:00 AM PST

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 2 Januari 2014 -

Baca:  1 Petrus 1:3-12

"Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan,"  1 Petrus 1:3

Kita harus menyadari bahwa waktu yang sudah lewat tak mungkin diputar kembali.  Adalah sia-sia jika kita terus meratapi nasib dan murung memikirkan kegagalan atau luka di masa lalu;  ini hanya akan menjadi penghalang bagi kemajuan kita.  Kehidupan di tahun 2013 hendaknya kita jadikan pengalaman berharga.  Segala ujian dan permasalahan yang Tuhan ijinkan terjadi di tahun kemarin adalah pelajaran berharga agar kita dapat hidup lebih baik lagi.  Itu adalah bagian dari proses pembentukan Tuhan yang mendatangkan kebaikan bagi kita.  Agar kita tidak mengulang kesalahan yang sama di tahun yang baru ini marilah kita memiliki tekad seperti Rasul Paulus,  "...aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,"  (Filipi 3:13).  Mari melangkah ke depan dengan penuh iman dan disertai perbuatan, pada saatnya kita pasti kan melihat mujizat dan karya-karya Tuhan yang besar dan ajaib terjadi!

     Banyak orang dihantui oleh rasa takut dan kuatir melihat kenyataan yang ada, bahkan mungkin mereka berkata,  "Sanggupkah aku?"  Namun sebagai orang percaya kita harus berani berkata bahwa tahun baru adalah tahun penuh pengharapan, karena kita percaya bahwa Tuhan senantiasa menyertai kita.  Ini adalah suatu kesempatan bagi kita untuk menata langkah baru supaya dalam tahun yang baru ini kita dapat melihat janji-janji Tuhan digenapi, doa-doa kita terjawab dan ada terobosan baru di segala aspek kehidupan kita.  Untuk itu kita harus melibatkan Tuhan dan mengandalkan Dia senantiasa, sebab  "Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!"  (Yeremia 17:7).

     Melibatkan Tuhan dan mengandalkan Dia berarti kita menjadikan Tuhan sebagai yang terutama dalam hidup ini, sebagai tanda bahwa kita memiliki penyerahan penuh kepada Tuhan sehingga segala sesuatu yang kita lakukan, baik itu perkataan atau pun perbuatan, semata-mata kita lakukan untuk Tuhan Yesus.  "Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia."  (Kolose 2:23).

Hadapi tahun baru ini dengan penuh iman..!!

Posted by Admin GoodNews2Us | Posts under :

Yesuslah pusat pemberitaaan


Yesuslah pusat pemberitaaan

Posted: 01 Jan 2014 06:56 PM PST

Posted on by Saat Teduh

Baca: Yohanes 3:22-36

Merasa tersaingi dan mungkin merasa terancam juga, begitulah perasaan murid-murid Yohanes setelah mengetahui bahwa pelayanan Yesus menarik perhatian begitu banyak orang dibandingkan dengan pelayanan guru mereka, Yohanes (26). Lalu bagaimana Yohanes menanggapi pemberitahuan murid-murid-Nya? 

Yohanes memiliki sikap yang berbeda dari murid-murid-Nya.Ia tidak iri terhadap popularitas Yesus. Ia paham benar bahwa Yesus bukanlah kompetitornya. Ia sadar bahwa misinya adalah untuk memberitakan bahwa Mesias sudah datang, dan setelah itu ia akan mundur karena Sang Mesiaslah yang akan tampil (28-30). Ia bagaikan sebuah bintang kecil yang memudar cahayanya ketika sang matahari terbit dengan kemilau cahayanya. Meski demikian, ia sangat bersukacita karena ia tahu siapa Yesus dan dari mana Yesus datang. Dan Dia yang datang dari surga jelas lebih besar dari semua orang (31). Sebab itu, siapa yang percaya kepada Yesus akan mendapat hidup kekal sementara yang tidak mau percaya akan berhadapan dengan murka Allah (36). Begitu mahal harga yang harus dibayar oleh orang-orang yang menolak Yesus!

Berdasarkan pemahaman akan Yesus itulah Yohanes tahu tujuan pelayanannya sehingga tahu pula bagaimana menanggapi isu yang mungkin saja bisa mengalihkan fokusnya, dari Yesus ke dirinya sendiri. Pemahaman akan Yesus memang menjadi kunci bagi pelayanan seseorang. Dengan memahami bahwa Yesuslah seharusnya menjadi yang terutama, maka seorang yang melayani Tuhan hendaknya tidak meninggikan dirinya dalam pelayanan itu. Karena Yesuslah yang semestinya menjadi pusat pemberitaan dan orientasi pelayanan.

Sikap murid-murid Yohanes masih menjadi sikap beberapa pelayan Tuhan masa kini. Masih ada yang merasa tersaingi dan terancam dengan keberadaan atau keberhasilan pelayanan gereja atau denominasi lain. Masih ada yang hanya peduli pada keberhasilan gerejanya tanpa merasa perlu memikirkan pertumbuhan bersama. Kita mesti waspada, jangan sampai kita pun memiliki sikap seperti murid-murid Yohanes.

- diambil dari Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  -

Allah Menghendaki Pertobatan

Posted: 01 Jan 2014 06:54 PM PST

Posted on by Saat Teduh

- Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus -

Bacaan Alkitab hari ini: Yesaya 1 

Nabi Yesaya mulai melayani pada akhir masa pemerintahan Raja Uzia sampai masa pemerintahan Raja Hizkia di Kerajaan Selatan atau Kerajaan Yehuda (1:1). Saat Raja Uzia mulai memerintah, yang menjadi raja di Kerajaan Israel (Utara) adalah Raja Yerobeam II. Sesudah Raja Yerobeam II wafat, Kerajaan Israel berulang-ulang mengalami kudeta (perebutan kekuasaan) sehingga terus-menerus mengalami kemerosotan dan akhirnya runtuh. Pada saat Kerajaan Israel runtuh, Kerajaan Yehuda diperintah oleh Raja Ahas. Mengingat bahwa Nabi Yesaya masih aktif melayani sampai saat Raja Hizkia memerintah sebagai raja Yehuda, bisa diduga bahwa Nabi Yesaya masih bisa menyaksikan keruntuhan Kerajaan Israel Utara pada tahun 722 BC.

Dalam bacaan Alkitab hari ini, TUHAN memaparkan kejahatan bangsa Israel. Mereka rajin memberi persembahan dan beribadah secara fisik, tetapi kelakuan mereka jahat (1:11-15). Sikap bangsa Israel yang tidak tahu berterima kasih membuat sikap mereka digambarkan sebagai lebih buruk daripada sikap seekor lembu atau seekor keledai (1:2-3). Walaupun Tuhan telah berulang-ulang mengingatkan mereka dengan menjatuhkan hukuman, tetapi hukuman Tuhan yang mereka terima tidak membuat mereka sadar dan bertobat.

Seluruh Alkitab dengan jelas menegaskan bahwa Allah menghendaki agar bangsa Israel bertobat, berhenti berbuat jahat dan hidup dalam ketaatan kepada kehendak Allah (1:16-19). Akan tetapi, Allah menghendaki agar pertobatan dan sikap ketaatan tersebut dilakukan secara sukarela. Bagaimana dengan Anda? [P]

Yesaya 1:19-20 "Jika kamu menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan hasil baik dari negeri itu. Tetapi jika kamu melawan dan memberontak, maka kamu akan dimakan oleh pedang." Sungguh, TUHAN yang mengucapkannya.

Thursday, 2 January 2014

Posted by Admin GoodNews2Us | Posts under :

APA TARGET ANDA TAHUN INI?


APA TARGET ANDA TAHUN INI?

Posted: 01 Jan 2014 03:00 PM PST

2 Jan

Amsal 24:6 Karena hanya dengan perencanaan engkau dapat berperang, dan kemenangan tergantung pada penasihat yang banyak.

Sekalipun seolah telah melangkah ke sana ke mari, melakukan ini dan itu, namun jika Anda tidak memiliki tujuan, Anda sama seperti orang yang tidak melakukan apa-apa. Suatu hari saya pernah mengendarai mobil dan tidak tahu mau pergi ke mana. Saya hanya berjalan lurus dan belok tanpa arah tujuan. Bensin saya terkuras, tenaga saya terkuras, namun pada dasarnya saya tidak sedang berjalan ke mana-mana. Saya hanya berputar-putar tanpa arah. Begitu juga dengan orang yang jalan-jalan di mall tanpa tujuan. Melihat baju, sepatu, tas, gadget, perabot rumah tangga, mainan, semuanya dilihat, semuanya dipegang dan dicoba. Namun setelah berjam-jam nge-mall, tidak ada barang yang dibeli, lalu pulang ke rumah dengan tangan kosong dan tubuh yang kelelahan. Anda perlu memiliki tujuan di dalam hidup Anda. Itu yang akan membuat Anda bersemangat dan memiliki pengharapan.

Baru dua hari berlalu di tahun 2014. Ini waktu yang tepat untuk membuat tujuan yang Anda ingin capai. Saya berikan contoh. Misalnya tahun ini Anda ingin bisa bermain gitar. Itu artinya Anda perlu mengurangi jam main Anda dan meluangkan waktu untuk les atau latihan gitar. Anda juga perlu menyisikan uang untuk membeli buku latihan gitar. Jika ada teman mengajak Anda latihan bermain drum atau keyboard, Anda perlu menolaknya, karena tujuan Anda adalah bermain gitar. Satu contoh lagi. Misalnya Anda ingin di tahun 2014 ini orangtua Anda mengenal YESUS. Itu artinya Anda perlu sering menceritakan YESUS kepada keluarga Anda. Sekalipun ditolak, Anda tidak menyerah. Luangkan waktu bersama mereka. Anda perlu lebih rajin dan menjadi teladan dalam berbuat kasih di rumah. Jika terjadi konflik dan iblis membisikkan Anda untuk mencari kost, Anda perlu menolaknya. Karena tujuan Anda tidak akan tercapai jika Anda pergi dari rumah. Saya harap Anda mengerti maksud saya.

Buatlah daftar tujuan atau target untuk tahun ini. Buatlah setidaknya 5 tujuan pribadi dan 5 tujuan yang berhubungan dengan gereja atau pelayanan Anda. Semakin detil Anda membuat perencanaan ini, maka semakin pasti Anda mendapatkannya. Firman TUHAN yang kita baca pada hari ini mengatakan bahwa Anda butuh membuat perencanaan untuk berperang. Jika Anda tidak membuat rencana, maka Anda sedang merencanakan untuk gagal. Dan untuk menang, Anda bukan hanya butuh rencana, tapi juga penasihat yang banyak. Dalam konteks ini, buatlah tujuan dan rencana hidup Anda sesuai Firman TUHAN. Firman Tuhan merupakan penasihat yang luar biasa di dalam hidup kita. Pastikan Anda memiliki ayat Firman yang mendukung tujuan Anda, karena Firman TUHAN tidak pernah gagal. (penulis: @mistermuryadi)

*saya lampirkan contoh yang bisa Anda jadikan pedoman. Sekali lagi, semakin detil, semakin baik.

Target 2014

Posted by Admin GoodNews2Us | Posts under :

Cermin 1 Dollar


Cermin 1 Dollar

Posted: 01 Jan 2014 06:26 PM PST

Cermin 1 Dollar

Cermin 1 Dollar

Kakek John beserta istrinya mengambil keputusan untuk meninggalkan rumahnya dan berpindah ke kota yang baru. Mereka tidak mungkin membawa semua perabotan rumahnya sehingga ada sebagian perabotnya yang akan mereka jual.

Ketika membersihkan seluruh gudang rumhanya, mereka menemukan sebuah cermin yang sudah disimpan selama 10 tahun. Cermin itu mereka dapatkan dari seseorang yang dulunya pernah mereka tolong. Cermin itu sangat jelek dengan bingkai berwarna hitam.

Seluruh barang bekasnya telah terjual dan ada pembeli terakhir yang menawar cermin jelek milik kakek John. Kakek menghargai cermin itu sebesar 1 dollar. Si pembeli itu sangat girang ketika mendapatkan cermin dengan harga murah.

Dengan sangat hati-hati pria itu mengelupas bingkai hitam pada cermin itu dan tampaklah lapisan berwarna emas yang sangat berkilau. Kakek John tidak dapat berkata apa-apa dan tidak bisa menarik kembali cermin yang telah dijualnya.

Mungkin kita merasakan bahwa kehidupan ini sangat membosankan. Setiap hari kita melakukan hal yang sama secara berulang kali. Kita pun pada akhirnya terjebak pada sebuah rutinitas dan selalu mengerjakan hal yang sama.

Kita harus mulai belajar untuk melihat lebih dalam tentang potensi yang kita miliki. Kita harus mulai melakukan sesuatu yang berbeda, yaitu sesuatu yang menghasilkan sebuah perubahan baik. Kita harus “mengelupas” rasa bosan yang membingkai kehidupan kita dan mulai menghargai setiap detik yang telah Tuhan berikan dalam kehidupan kita.

Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.

2 Korintus 4:16

Cermin 1 Dollar is a post from: Renungan Harian Kristen

Posted by Admin GoodNews2Us | Posts under :

YANG SIA-SIA ATAU YANG KEKAL


YANG SIA-SIA ATAU YANG KEKAL

Posted: 30 Dec 2013 07:27 PM PST

24 Kali dilihat

Seorang Filsuf cina yang sedang menyeberangi sebuah sungai bertanya kepada si pendayung perahu, "Apa yang engkau ketahui tentang pengaruh matahari dan bulan terhadap samudera dan sungai-sungai?" pendayung itu menjawab, "Saya tidak tahu tentang semuanya itu. Yang saya tahu bahwa Tuhanlah yang telah menjadikan dan mengatur perputarannya." Filsuf itu berkomentar, "Sobat, engkau telah menyia-nyiakan seperempat dari hidupmu!" beberapa saat kemudian filsuf itu bertanya lagi kepada pendayung yang sedang berjuang keras mendayung perahunya, "apakah engkau mengetahui tentang sejarah dinasti kita?" jawab pendayung itu, "sedikit, saya tidak tahu banyak tentang sejarah mereka, pengangkatannya dan pergantian mereka tidak berpengaruh langsung bagi kehidupan saya, yang berpengaruh langsung bagi saya adalah kesetiaan dan pemeliharaan Tuhan setiap hari". "Engkau telah menyia-nyiakan setengah dari hidupmu!" kata filsuf itu. Filsuf itu bertanya kembali, "tahukan engkau bagaimana Tuhan bekerja?" " saya tidak tahu bagaimana Tuhan bekerja, yang saya tahu bahwa Tuhan selalu baik bagi saya. Hal itu yang membuat saya menyerahkan segala sesuatu kedalam tanganNya dan saya dapat tidur dengan nyenyak dimalam hari." "sahabatku, engkau telah menyia-nyiakan tiga perempat dari hidupmu!" komentar filsuf itu.

Tidak lama kemudian badai datang dan membuat perahu itu terombang-ambing, Filsuf itu sangat ketakutan karena sepertinya perahu itu akan terbalik. Disaat yang menegangkan itu sipendayung itu bertanya, "apa yang begitu mencemaskanmu? Apakah engkau tidak bisa berenang?" "Tidak bisa, saya tidak pernah belajar berenang," jawab filsuf itu. "jika demikian engkau telah menyia-nyiakan seluruh hidupmu!" jawab si pendayung.

Salomo mengatakan bahwa kemegahan, kebesaran, dan kemasyhuran yang telah diraihnya adalah sia-sia! Jika salomo yang mempunyai hikmat luar biasa mengatakan bahwa semua yang telah diraihnya adalah sia-sia, lalu hal apa yang tidak sia-sia?

Hal yang tidak sia-sia adalah jika kita mengenal dan ada didalam yang benar, yaitu Yesus Kristus. "… supaya kita mengenal yang benar; dan kita ada didalam yang benar didalam AnakNya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal." Kita mungkin tidak mengerti ilmu alam, ilmu fisika, ilmu sejarah bahkan ilmu teologia sekalipun, tetapi jika kita mengenal dan hidup didalam Pencipta alam semesta ini, maka itulah hal yang bernilai kekal. Sebaliknya, jika kita mengetahui semua ilmu pengetahuan di dunia ini, tetapi kita tidak mengenal sumber ilmu itu sendiri, yaitu Allah yang kita kenal melalui Yesus Kristus, maka hal ini adalah suatu kesia-siaan belaka.

Artikel Lainnya :

Hidup itu seperti sebuah RPG

TIDAK PERNAH KETINGGALAN ZAMAN

KITA AKAN MENDAPATKANNYA JIKA KITA BERDOA DENGAN BERANI!

URAPAN UNTUK PEKERJAAN PELAYANAN

URAPAN UNTUK PEKERJAAN PELAYANAN

Posted: 19 Nov 2013 01:17 AM PST

116 Kali dilihat

Urapan atau kuasa Allah disediakan bagi setiap orang percaya, semua orang dapat memiliki kemampuan untuk menjadi saksi yang kuat dan efektif bagi Yesus Kristus dengan cara dipenuhi Roh Kudus hingga berlimpah-limpah. Setiap orang Kristen mempunyai tanggung jawab untuk menyaksikan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan demi kemuliaan Allah Bapa. Itulah pelayanan setiap orang percaya. Akan tetap, sebagai tambahan atas pengurapan perorangan ini, Allah telah mengaruniakan suatu pengurapan yang lain.

 Sekalipun Allah tidak pernah memandang muka atau pilih kasih, Ia memanggil orang-orang tertentu untuk melaksanakan suatu fungsi khusus didalam pekerjaan pelayanan. Panggilan tersebut selalu diikuti dengan pengurapan secara khusus didalam pekerjaan pelayanan. Panggilan tersebut selalu diikuti dengan penurapan secara khusus, atau pemberian kuasa untuk mengerjakannya. Bila Allah meminta anda melakukan suatu pelayanan bagi-Nya, Ia akan menyelesaikan pekerjaan tersebut. Sebenarnya, dia sajalah yang anda perlukan. Dialah sumber yang akan memenuhi segala kebutuhan anda. Dalam 1 Tesalonika 5:24 dikatakan, "Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya."

 KARUNIA DALAM LIMA JABATAN ROH

Panggilan Allah untuk melakukan pekerjaan pelayanan dijelaskan dalam Efesus 4:11 dan 1 Korintus 12:28. Panggilan-panggilan tersebut dinamakan karunia-karunia dalam lima jabatan roh.

Garis besar dari cara kerja kelima jabatan Roh Kudus adalah sebagai berikut :

  1. Rasul-rasul – "Orang-orang yang diutus," utusan khusus yang digunakan Allah untuk membangun misi dan jemaat.
  2. Nabi-nabi – para pengkhotbah yang menyampaikan penyataan atau wahyu melalui pemberitaan Firman Allah dan perkataan nubuat.
  3. Penginjil-penginjil – pemberita-pemberita Injil, para misionari keliling yang mempunyai kemampuan khusus dalam memimpin orang-orang lain untuk menerima keselamatan.
  4. Gembal-gembala – pemimpin-pemimpin jemaat yang memelihara umat Allah sebagaimana seorang gembala menjaga domba-dombanya (juga dikenal sebagai bishop, pengawas jemaat, atau penatua)
  5. Guru-guru – para pemimpin yang menerangkan dan memberi petunjuk berdasarkan Firman Allah.

 Kelima jabatan ini melengkapi pengajaran dan pemberitaan Firman Allah. Disamping itu, lima jenis pelayanan lainnya dapat menyertai karunia-karunia dalam lima jabatan Roh tersebut, atau bekerja secara mandiri. Jenis kuasa Allah tersebut disebut karunia-karunia pendukung.

KARUNIA-KARUNIA PENDUKUNG

Karunia-karunia pendukung terdiri dari:

  1. Kuasa untuk mengadakan Mukjizat – doa yang mewujudkan hal-hal yang hanya dapat terjadi oleh tangan Allah; yang tidak mungkin dibuat menjadi mungkin.
  2. Kuasa untuk menyembuhkan – kemampuan untuk melayani kesehatan atau kesembuhan atas orang-orang sakit melalui penumpangan tangan dan atau penyampaian kata-kata pengetahuan (yaitu, yang diketahui oleh Roh dan tidak diketahui oleh manusia biasa).
  3. Kuasa untuk Melayani – karunia-karunia khusus untuk memberi bantuan dari hari ke hari, fungsi-fungsi umum dari pelayanan (misalnya, penerima tamu, petugas-petugas yang menyiapkan mimbar atau staf).
  4. Kuasa untuk memimpin – keterampilan dalam pengembangan urusan yang berkaitan dengan olah nafkah di bumi dan bagaimana mengajak orang-orang lain untuk bekerja sama.
  5. Kuasa untuk berkata-kata dalam bahasa Roh – menyampaikan pesan dalam bahasa roh oleh inspirasi Roh Kudus, di dalam suatu pertemuan umum. Orang yang mempunyai karunia ini juga harus mampu menafsirkan bahasa roh atau perkataan Tuhan tersebut.

 Entah anda telah dipanggil sebagai rasul, nabi, penginjil, gembala, atau guru, atau anda mengadakan mukjizat, menyembuhkan, melayani, memimpin, atau berkata-kata dalam bahasa roh, Roh Kuduslah yang memberi anda kuasa. Ia melengkapi anda dengan pengurapan khusus untuk melaksanakan peran anda. Untuk bekerja didalam karunia anda, diperlukan suatu tindakan atau langkah iman, Allah selalu menghargai iman karena Ia telah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban (2 Timotius 1:7).

 Iman kepada Allah menghasilkan kuasa! Iman kepada karunia yang telah diberikan Allah kepada anda menghasilkan kuasa (kuasa yang mengandung mukjizat, kemampuan, kelimpahan, tenaga, kekuatan, kuasa untuk mengadakan mukjizat dan keajaiban-keajaiban) untuk bekerja didalam karunia tersebut. Jangan meragukan hal ini sedikit pun.

 KOBARKAN KARUNIA ITU

Timotius pernah merasa kurang yakin bahwa ia sudah diurapi untuk berfungsi sebagai penginjil. Itulah sebabnya paulus menulis surat dan memperingatkannya untuk "mengobarkan karunia Allah" (2 Timotius 1:6).

Paulus memeritahkan Timotius untuk menjaga agar api rohani yang mendorong seseorang untuk melayani Allah itu tetap berkorbar didalam dirinya. Dengan kata lain, timotius sendirilah yang bertanggung jawab untuk mengobarkan karunia itu didalam hidupnya.

Mengobarkan karunia menghasilkan pengurapan. Bagaimana cara kita mengobarkannya? Dengan berdoa dalam Roh Kudus, dengan bekerja dalam urapan perorangan kita (bersaksi), dan dengan melakukan pekerjaan-pekerjaan pelayanan. Giatlah melakukan pekerjaan Bapa anda "… lakukanlah pekerjaan… tunaikanlah tugas pelayananmu!" (2 Timotius 4:5). Kita tidak dapat membiarkan karunia itu terbengkalai. Kalau terbengkalai maka urapan itu akan terimpit dan berangsur-angsur padam. Jadi, janganlah mengabaikan atau mundur dari urapan anda, melainkan kobarkanlah!

by Cheryl Ingram

Artikel Lainnya :

Jadilah Seperti Seorang Anak Kecil

KEPUTUSAN BENAR ATAU SALAH??

“AKULAH KEBANGKITAN DAN HIDUP” 1 Korintus 6:12 1 Korintus 8:3 2014 ABRAHAM ABRAHAM: Membangun Mezbah Abram absalom Agama Tidak Menyelamatkan Agnes Monica AGU ROHANI KRISTEN AJARKU BERDIAM Alkitab Allah allah anak allah bapa Allah Peduli Allah Taala Allah Yang Setia Amsal 11:27 Anak Domba ANAK SEKOLAH MINGGU Anniversary Are We Prepared asmirandah Asmirandah Zantman Atas Dosa Awesome God ayub bagi tuhan bangsa isreal Bapa Selidiki Hatiku Baptisan Batasan Belajar berbuat baik Berdoa Berdoalah ‪BERHASIL‬ BERHENTI MEMBATASI IMAN ANDA berita baik Berita Injil Berkabung Berkat dan Undian Berlari Padamu berserta lirik lagu berusahalah mendapatkannya Betapa Hatiku Boy Sopranos carilah perdamaian Christmas Song Cinta-Ku Cintamu Damai BersamaMu Dampak Kekosongan dan yang terpenting DARI TERBIT MATAHARI Darlene Zschech daud Di Setiap Nafasku dikasihi yesus doa harian kristian Doa Mengubah Segala Sesuatu doaku doktrin Domba Domba Allah dosa Dosa Percabulan Dosa Serakah efesus 6:1-3 embun faith firman Firman‬ Tuhan gerija tuhan Get Our Hands Dirty GMB GNF good friday GoodNews Fellowship GoodNews Fellowship Matang goodnews green height GoodNews2us Green Height Grezia hakim segala bangsa hamba rokok Hanya Yesus Juruselamat Harapan Bangsa Harapan Bangsa Lyric Hargai harta Hidup How great is our GOD Hubungan hubungan keluarga ia dikenal oleh Allah Iman iman petrus agung Indah oh Indah Injil Iraq Isa Almasih Jaclyn Victor Jadikan Aku Indah jalan yang lurus janda JANGAN BERKOMPROMI Jangan Pernah Bersedih Jangan sombong jason jauhilah yang jahat Jeffry Tjandra Jesus JIKALAU BUKAN TUHAN SIA-SIALAH USAHA KITA Jodoh Impian John 3:16 jujur jumaat agung Kagumi KARENA TAK PERCAYA Kasih Allah Kasih SetiaM Kasih Tuhan Kasih Yesus Kasihilah sesama manusia Kasihilah Tuhan Allahmu Kau Saja Kaulah Harapan kayu salib kebenaran Kegagalan kehidupan keilahian Yesus Kejadian 2:18 Keluaran 14: 16 KEMARAHAN Kemenangan KESAKSIAN Keselamatan KETIKA DOSA DIBERESKAN Khotbah Khotbah Pastor Kingdom of God Kisah Dua Lelaki kisah lucu kristian Kisah Penjual Minuman Kisah Teladan Kisah Tiga Pokok ‎Kitab‬ Suci Krismas kristen kristian Kristus kuasa doa kumenyembah kutetap setia Kutukan Setan Lagu Hari Natal lagu rohani Lagu Rohani Kristen Lagu Rohani Terbaru Lagu Rohani Terbaru 2014 - PertolonganMu - Citra lagu Yesus Lahir LAPAR DAN HAUS AKAN TUHAN LAZARUS Lebih Dalam Lirik Lagu Rohani Kristen LYDIA KANDOU Marah Menimbulkan Celaka Markus 16 masalah berat matius Matius 22:37-40 mazmur 1:1 - 1:3 mazmur 23 Mazmur 34:15 Membangun Mezbah MENANGGAPI MUSIBAH Mengejar Hadirmu - GMB Mengembangkan Talenta MENGENAL YESUS Menggigil Kedinginan Menjadi Bijak Menjadi‬ orang ‎menurut‬ prinsip ‪Tuhan‬ Merawat Hubungan Mike Mohede Miliki miskin mujizat tuhan mujizat tuhan kasih tuhan Mujuzat Itu Nyata Nabi Musa NAFSU Nama Yesus Natal Nikita oleh Isa Almasih orang yang diberkati orang yang mengasihi Allah Oxygen True Worshippers Youth Palestin dan Israel Pastor Jeffrey Rahmat Pastor Luke Pdt. Gilbert Lumoindong Pencuri Kue Penganiayaan Kristian perintah Perkahwinan perkara doa Perkongsian Perkongsian Kebaktian Pertolongan petrus agung pilihan yang salah Puji Puji dan Sembah Putus Hubungan roh kudus Roma 15:13 Roma 5:1-5 SAAT ANDA MERAGUKAN KASIHNYA SAATNYA PEREMPUAN BERPERAN salah fokus Sampai Sesuatu Terjadi Santa Claus Sarah Sarai Sari Simorangkir Sdri Maria Selamat hari Krismas Selamat hari natal Sembah semua bangsa Semua Orang Pasti Menangis sentuh hatiku September 25 2015 September 7 SERI UTUSAN TUHAN Seru Nama Yesus sidney mohede Sikap Rendah Hati Single Forever Stefano Sanjaya stop worrying Sudah Selesai Sukacita Surga syukur Taurat Musa Telinga Ibu Tepat pada Waktu terima kasih kepada Yesus Penyelamat saya Terlalu Besar Teruskan Berdoa The Power of Your Love Tiba Saatnya Tinggal Dalam Firman Titus 2:7 True Worshippers True Worshippers Youth tuhan Tuhan Dengar Doaku Tuhan menjadi Manusia Tuhan Pasti Sanggup Tuhan Tidak Dapat Mencegah Manusia Untuk Berbuat Jahat Tuhan Yesus Turun dan Naik untuk orang lain UTUSAN TUHAN Vania Larissa Vanissa Larissa Wahyu YANG ADA DI ALKITAB Yang Lumpuh disembuhkan yang terutama Yeremia 17:5 Yesaya 1:18 Yesaya 27:3 Yesus Yesus JuruselamatKu YESUS KEKUATANKU YESUS KRISTUS Yesus Tuhan Yohanes