Friday, 27 June 2014

KRISTEN TERMOMETER VS KRISTEN TERMOSTAT


KRISTEN TERMOMETER VS KRISTEN TERMOSTAT

Posted: 26 Jun 2014 04:00 PM PDT

Kisah Para Rasul 6:14 sebab kami telah mendengar dia mengatakan, bahwa Yesus, orang Nazaret itu, akan merubuhkan tempat ini dan mengubah adat istiadat yang diwariskan oleh Musa kepada kita.

Ada dua jenis orang Kristen dalam konteks pengaruh. Tipe yang pertama adalah Kristen Termometer. Termometer adalah alat untuk mengukur suhu. Salah satu contohnya adalah alat yang sering dijepit di ketiak Anda ketika badan Anda panas. Misalnya temperatur tubuh Anda 38 derajat celcius, maka ketika dijepit di ketiak Anda, alat tersebut akan menunjukkan suhu 38 derajat celcius. Suhu yang ditampilkan dalam termometer akan berubah-ubah sesuai kondisi atau situasi pada saat itu. Jenis orang Kristen ini adalah berubah-ubah sesuai keadaan yang sedang dihadapinya. Ketika di retreat dia begitu bersukacita dan bergairah di dalam TUHAN, namun begitu kembali ke rumahnya, teman-teman lamanya mulai 'meracuni' kembali, sampai akhirnya dia memutuskan kembali bergaul dengan teman-temannya yang negatif. Kehidupan Kristen Termometer sangat bergantung dan ditentukan oleh kondisi orang di sekitarnya. Firman Tuhan menyebutnya sebagai orang yang mudah diombang-ambingkan. Mereka dipengaruhi, bukan memengaruhi.

Tipe yang kedua adalah Kristen Termostat. Termostat adalah alat untuk menentukan suhu. Salah satu contohnya adalah air conditioner. Begitu masuk rumah sepulang dari kantor, kondisi rumah masih hangat, lalu Anda menyalakan AC dan menyetelnya di suhu 23 derajat celcius. Dalam waktu 5-10 menit, suhu perlahan berubah menjadi dingin. Kristen Termostat adalah orang-orang yang mengubah keadaan. Di mana pun mereka berada, situasi yang tadinya buruk, diubahkan menjadi lebih baik. Orang-orang ini tidak hidup menurut situasi, melainkan mereka mengubah situasi. Seperti contoh di atas, ketika diubahkan di retreat, sepulang dari sana, dia kembali ke teman-teman lamanya dan mulai menceritakan YESUS dan mulai mengajak sahabat-sahabatnya satu per satu ke gereja. Sampai akhirnya seluruh lingkungannya mengenal Kristus dan ada bersama-sama dengan dia di gereja melayani TUHAN.

Teman, situasi di zaman YESUS sangatlah buruk. Bangsa Israel dijajah oleh orang Romawi dan lebih dari 400 tahun Bangsa Israel diperbudak dari satu penguasa ke penguasa lainnya. Yesus bisa saja depresi, stres, panik, marah, kecewa, pahit, seperti kebanyakan orang pada zaman itu, Namun luar biasa, YESUS memilih untuk menjadi termostat, bukan termometer. Kehadiran YESUS mengubah sejarah Bangsa Israel dan dunia ini untuk selamanya. Teman, tidak ada orang yang dilahirkan sebagai Kristen Termometer. TUHAN telah menetapkan kita menjadi garam dan terang dunia. DIA menciptakan Anda dan saya sebagai Kristen Termostat. Menjadi Kristen Termometer adalah sesuatu yang kita pilih di dalam perjalanan hidup kita. Sungguh, itu adalah pilihan yang buruk! Mari, saya mengajak kita semua untuk menjadi sebagaimana TUHAN telah menetapkan kita. Anda dipanggil untuk memberi dampak bagi banyak orang di luar sana. Mereka yang terhilang membutuhkan Kristus melalui kehidupan yang Anda jalani setiap waktu. (penulis: @mistermuryadi)

BERIKANLAH YANG DAPAT ANDA BERIKAN

Posted: 25 Jun 2014 04:00 PM PDT

2 Tawarikh 9:12 Raja Salomo memberikan kepada ratu negeri Syeba segala yang dikehendakinya dan yang dimintanya, melebihi yang dibawa ratu itu untuk raja. Lalu ratu itu berangkat pulang ke negerinya bersama-sama dengan pegawai-pegawainya.

Sebelum Salomo menyimpang, dia mulai menggenapi panggilan Tuhan untuk memberkati bangsa-bangsa lain melalui Bangsa Israel. Ratu Syeba berbicara atas nama negeri-negeri lain saat dia berkata, "Terpujilah TUHAN, Allahmu, yang telah berkenan kepadamu sedemikian, hingga Ia mendudukkan engkau di atas takhta-Nya sebagai raja untuk TUHAN, Allahmu (2 Taw 9:8)."

Berabad-abad kemudian, Tuhan Yesus Kristus berkata kepada para pengikutNYA bahwa apa yang mereka terima dengan cuma-cuma, berikanlah itu cuma-cuma (Mat 10:8). Salomo telah menerima hikmat ilahi dengan cuma-cuma dari Tuhan supaya dia dapat memerintah dengan cara yang ajaib, sehingga dengan cuma-cuma juga dia membagikannya kepada orang lain.

Kehidupan yang efektif dan memiliki pengaruh adalah memberikan apa yang terbaik yang Anda miliki sehingga nama TUHAN dapat dipermuliakan di dalam segala hal yang Anda lakukan. Apa yang cuma-cuma telah Anda terima, berikanlah hal itu dengan cuma-cuma – dengan demikian Anda menjadi berkat bagi orang lain. (penulis: @mistermuryadi)

Yang Baik atau Buruk?


Yang Baik atau Buruk?

Posted: 26 Jun 2014 07:20 PM PDT

Yang Baik atau Buruk?

Yang Baik atau Buruk?

Ada dua orang gadis yang juga memiliki perkebunan. Masing-masing dari mereka menanami kebun itu dengan berbagai macam buah. Ketika masa panen tiba, tiba-tiba ada wabah yang menyerang sebagian dari hasil kebun mereka. Terlihat gurat kesedihan pada wajah mereka masing-masing.

Dalam daerah tersebut, ada sebuah peraturan khusus dimana petani harus memberikan 5 persen dari hasil panennya. Gadis pertama mendapat pujian dari raja karena hasil panen yang diberikan sangat baik dan raja pun menjadi geram pada gadis kedua karena memberikan hasil panen yang tidak sebak gadis pertama.

"Apa yang tela kau lakukan padaku? Mengapa kau memberikan yang terburuk padaku?" tanya raja pada gadis kedua.

"Karena hasil panen saya yang terbaik telah saya persembahkan kepada Tuhan."

"Jadi kau lebih memilih Tuhanmu daripada aku sebagai raja di sini?"

"Tentu saja karena hanya Tuhan saja yang dapat memberikan pertumbuhan kepada semua buah-buah saya dan juga petani yang lain. Jika Tuhan tidak member pertumbuhan, dapatkan kita makan? Lalu apa raja bisa menumbuhkannya?"

Pada bulan-bulan berikutnya, gadis kedua ini sangat bersukacita karena hasil panen yang melimpah dan jauh dari wabah yang merusak panennya, sedangkan gadis pertama selalu mengalami gagal panen. Ternyata gadis pertama selalu memberikan yang terburuk kepada Tuhan dan dia lebih memilih untuk dipuji oleh raja.

Perbuatan mana yang akan kita pilih untuk kita terapkan dalam kehidupan kita? Apakah kita akan memberikan yang terburuk kepada Tuhan agar mendapat pujian dari manusia? Atau kita akan tetap memberikan yang terbaik kepada Tuhan walau sesungguhnya kita mendapat penghinaan dari dunia?

Tuhan Yesus akan melihat ketulusan dan kesungguhan hati kita dalam hal memberi. Ketika kita memutuskan untuk memberikan yang terbaik bag Tuhan, maka Tuhan juga akan memberikan yang terbaik bagi kita. Tuhan akan memberikan berkat yang berlimpah dan akan menjauhkan semua kegagalan dalam kehidupan kita.

Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah.

Pengkhotbah 3:13

Yang Baik atau Buruk? is a post from: Renungan Harian Kristen

WAYANG YANG JAHAT


WAYANG YANG JAHAT

Posted: 26 Jun 2014 10:00 AM PDT

AddThis Social Bookmark Button

Baca: Kejadian 3:1-7

Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. (Kejadian 3:1)

Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 10-17

Seumur hidup baru satu kali saya menyaksikan pertunjukan wayang golek secara langsung, yaitu ketika rombongan kesenian Jawa Barat diundang gereja orangtua saya untuk mementaskan kisah Yunus. Penampilan wayang golek itu sangat mengesankan. Saya mencatat bahwa tokoh yang baik selalu digambarkan dengan pakaian berkilau dan penampilan wajah yang apik. Sebaliknya, karakter yang jahat selalu tampil penuh bulu dan giginya besar bertaring, layaknya binatang. 

Karakter jahat dalam Alkitab pun kerap digambarkan sebagai binatang. Salah satunya, apalagi kalau bukan ular. Dalam Kitab Kejadian, ular menjadi sosok penyesat yang mencobai manusia sehingga mereka jatuh dalam dosa. Dahulu ular berbisa kerap dipakai untuk mengilustrasikan kejahatan yang ada di dunia. Ular berulang-ulang muncul dalam Perjanjian Lama untuk menggambarkan bangsa-bangsa yang jahat atau alat hukuman. Di Kitab Wahyu pun, iblis digambarkan sebagai ular. 

Mengapa binatang? Dalam benak masyarakat umum, ada pandangan bahwa binatang adalah makhluk yang tarafnya berada di bawah manusia, ciptaan utama yang serupa dengan citra Allah. Maka ketika manusia berdosa atau menjadi jahat, ia seakan kehilangan kemanusiaannya dan "turun kelas" menjadi layaknya binatang. Mari kita bayangkan jika kisah hidup kita dijadikan lakon wayang. Akankah karakter kita digambarkan dengan golek berpakaian mengkilap dan wajah yang rupawan atau jangan-jangan akan ada sejumlah bulu dan taring di sana?—OLV

SUDAHKAH KITA MENJALANI HIDUP SELAYAKNYA MANUSIA
YANG DICIPTAKAN MENURUT CITRA ALLAH?


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons:

PENGUJI KESETIAAN

Posted: 25 Jun 2014 10:00 AM PDT

AddThis Social Bookmark Button

Baca: Rut 1:7-18

Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku." (Rut 1:16)

Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 1-9

Pernahkah Anda mendengar ungkapan seperti ini: "Ada uang abang disayang, tidak ada uang abang ditendang"? Kalimat ini memang ditujukan kepada orang-orang yang tidak setia hidupnya. Ya, menjadi setia memang bukan pekerjaan mudah. Setia tidak semudah sewaktu kita mengucapkan janji, tetapi harus dibuktikan. Apakah Anda dan saya orang yang setia? Perlu diuji! Dan dari kisah Rut yang setia, kita dapat belajar bagaimana menjadi orang yang setia. Kesetiaan Rut diuji oleh 3 hal.

Pertama, waktu. Kebanyakan orang bisa bertahan kesetiaannya jika waktunya baik. Jika segala hal terpenuhi, jika kita memperoleh semua hal yang diingini. Tetapi apa yang terjadi ketika waktu-waktu yang baik itu lenyap? Apakah kita tetap setia? Rut menunjukkan bahwa ia tetap setia sekalipun dalam waktu penderitaan. Kedua, jarak. Seseorang bisa setia saat dekat, bagaimana jika jaraknya jauh? Ketiga, keadaan. Kalau keadaannya berjalan baik, mudah untuk setia, tetapi bagaimana jika kita mengalami keadaan yang buruk?

Apa yang membuat Rut tetap setia sekalipun tidak ada kebaikan yang bisa ia harapkan dari Naomi? Dasar kesetiaannya adalah kasih! Kasih membuatnya percaya bahwa keputusannya mengikuti Rut dan juga Tuhan tidak pernah salah. Bagaimana dengan hidup kita? Ketika tidak ada hal baik yang kita peroleh dalam hidup, ketika kita hidup dalam penderitaan, dan ketika kita merasa seolah Tuhan begitu jauh dari hidup kita, apakah kita tetap menunjukkan kesetiaan kepada-Nya? Ya, kesetiaan kita akan teruji ketika Tuhan mengizinkan hal-hal yang kurang menyenangkan terjadi dalam hidup kita. Tetapkah kita mengasihi Dia?–-SYS

WAKTU, JARAK, DAN KEADAAN
AKAN MENGUJI KESETIAAN KITA KEPADA TUHAN


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons:

Dia Datang untuk Kita


Dia Datang untuk Kita

Posted: 25 Jun 2014 04:38 PM PDT

Posted on by Saat Teduh

- Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus -

Bacaan Alkitab hari ini:  Markus 12

Seorang yang belum benar-benar mengenal kasih Kristus mungkin saja beranggapan bahwa tuntutan Allah agar kita mengasihi Dia dengan segenap hati, segenap jiwa, segenap akal budi, dan segenap kekuatan serta mengasihi sesama seperti diri sendiri (12:29-31) sebagai tuntutan yang berlebihan. Akan tetapi bila kita mengingat apa yang telah Kristus lakukan bagi kita, jelaslah bahwa tuntutan tersebut merupakan tuntutan yang wajar.

Dalam perumpamaan tentang kebun anggur (12:1-9), kebun anggur itu merupakan gambaran tentang bangsa Israel. Penggarap kebun anggur itu adalah para pemimpin Israel. Dalam perumpamaan Tuhan Yesus ini, para pemimpin Israel yang dimaksud adalah para pemimpin agama Yahudi, yaitu para ahli Taurat, imam-imam kepala, dan orang-orang Farisi. Pemilik kebun anggur adalah Allah sendiri. Hamba-hamba yang diutus oleh Pemilik kebun anggur menunjuk kepada para nabi yang umumnya ditolak, dianiaya, bahkan ada yang dibunuh. Anak Pemilik Kebun adalah Yesus Kristus, Sang Anak Tunggal Allah. Perumpamaan ini menunjukkan bahwa Tuhan Yesus sadar benar bahwa kedatangan-Nya adalah untuk mati di tangan para pemimpin agama Yahudi.

Sadarkah Anda bahwa Tuhan Yesus adalah Anak Tunggal Allah yang diutus oleh Allah untuk menebus dosa manusia berdosa? Dia datang bukan untuk kepentingan diri-Nya sendiri, melainkan untuk menderita sampai mati di kayu salib bagi kita! Oleh karena itu, tidakkah wajar bila tuntutan Allah adalah agar kita mengasihi Dia dengan keseluruhan diri kita (hati, jiwa, akal budi, kekuatan)?  [P]

Yohanes 1:10-12
"Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya"

Tragedi keluarga raja

Posted: 25 Jun 2014 04:37 PM PDT

Posted on by Saat Teduh

Baca: 2 Samuel 13:1-22

Dosa bisa saja tidak terjadi bila orang-orang di sekitar orang yang akan berbuat dosa mau melarang atau menegur, bahkan menghalangi perbuatan dosa itu. Namun bila orang diam saja atau malah memberikan dukungan maka dosa akan bagaikan api terguyur bensin.

Amnon adalah anak laki-laki Daud yang pertama (2Sam. 3:2). Ia jatuh cinta pada Tamar, saudara perempuannya, seayah lain ibu (1-2). Cinta terlarang ini dikompori oleh Yonadab, saudara sepupu Amnon, dengan suatu tipu muslihat (3-5). Ia mengusulkan agar Amnon mengatur pertemuan pribadi dengan Tamar. Caranya, ia berpura-pura sakit dan meminta dikunjungi Tamar. Ide Yonadab yang dirasa cemerlang, segera dijalankan oleh Amnon dengan memanfaatkan ayahnya, Daud. Tamar pun didatangkan ke kamar Amnon (6-10) dan di situlah Amnon memerkosa Tamar (11-14). Namun apa yang terjadi setelah itu? Rasa cinta tiba-tiba hilang berganti benci (15) dan Tamar diusir begitu saja dari kamar Amnon (16-18). Ternyata cinta Amnon kepada Tamar bukanlah cinta sejati, melainkan hawa nafsu yang dapat menguap begitu saja ketika sudah terpuaskan.

Absalom, abang kandung Tamar, mengetahui peristiwa memalukan itu dari Tamar sendiri (20). Namun ia hanya bisa menyimpan rasa bencinya terhadap Amnon (22). Mungkin ia menunggu saat yang tepat untuk balas dendam. Daud sendiri juga tahu dan ia marah (21). Namun sayang, selaku ayah, Daud tidak melakukan tindakan tegas terhadap orang yang memerkosa putrinya. Seharusnya ia peka terhadap perilaku ganjil Amnon dan tidak mengizinkan Tamar menemui Amnon. Absalom saja bisa peka terhadap apa yang telah dialami Tamar. Yonadab sendiri selaku saudara sepupu seharusnya tidak mendorong Amnon untuk berbuat jahat.

Dosa yang dimulai dari Daud kemudian menjangkiti anggota keluarganya sehingga setiap orang bisa terjerat dalam lingkaran dosa itu. Coba selidiki keluarga kita, apakah dosa juga berkuasa di dalamnya? Bila ya, mintalah Kristus mematahkan kuasa itu dan lakukanlah pertobatan sebagai keluarga. Setelah itu, utamakan Yesus dalam keluarga Anda.

- Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  -

Seri Yefta: MENGALAMI PENOLAKAN


Seri Yefta: MENGALAMI PENOLAKAN

Posted: 25 Jun 2014 11:00 AM PDT

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 26 Juni 2014

Baca:  Hakim-Hakim 11:1-11

"Adapun Yefta, orang Gilead itu, adalah seorang pahlawan yang gagah perkasa, tetapi ia anak seorang perempuan sundal; ayah Yefta ialah Gilead."  Hakim-Hakim 1:1

Yefta adalah hakim ke-8 di Israel, setelah Otniel, Ehud, Samgar, Debora, Gideon, Tola dan Yair.  Ia memerintah atas Israel selama 6 tahun.  Awalnya sama sekali tak terpikirkan kalau dikemudian hari Yefta akan menjadi seorang hakim di Israel dan dihormati oleh semua orang.  Itu semata-mata karena kasih karunia Tuhan sehingga hidup Yefta diubahkan menjadi seorang pahlawan yang gagah perkasa.

     Ditinjau dari latar belakang, Yefta memiliki kehidupan yang tampak kelam.  Ia adalah anak perempuan sundal yang dianggap sampah masyarakat.  Bukan hanya itu, ia pun diusir keluar dari rumah, bahkan terusir dari tanah Israel.  "Engkau tidak mendapat milik pusaka dalam keluarga kami, sebab engkau anak dari perempuan lain."  (ayat 2).  Nasib Yefta bisa dikatakan  'sudah jatuh tertimpa tangga'  pula.  Yefta benar-benar mengalami suatu penolakan, baik dari keluarga maupun dari bangsanya sendiri.  Karena tertolak dan tidak tahan dengan penghinaan yang ditujukan kepadanya, larilah Yefta dari saudara-saudaranya dan tinggal di tanah Tob, suatu tempat di mana para penjahat dan penyamun berkumpul.  Pelarian itu pun mengubah hidup Yefta:  ia menjadi bagian dari para penyamun itu, bahkan ia diangkat menjadi pemimpin atas mereka sehingga namanya makin terkenal.  Ironis sekali!  Yefta yang keberadaannya tidak diinginkan oleh keluarga dan juga bangsanya justru dihormati dan dihargai di antara orang-orang  'bermasalah'.  Di satu sisi ia begitu disegani sebagai pemimpin para penjahat/perampok, namun di sisi lain itu semakin memperburuk citranya di mata orang-orang Israel.

     Namun tak selamanya orang buangan yang dipandang sebelah mata akan mengalami nasib malang, sebab tak seorang pun tahu jalan hidup seseorang di kemudian hari.  "Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah."  (1 Korintus 27:29).  Karena tertolak, Yefta harus mengalami pergumulan hidup yang berat!  (Bersambung)

Thursday, 26 June 2014

Menara Babel (bagian 2)


Menara Babel (bagian 2)

Posted: 25 Jun 2014 08:56 PM PDT

Menara Babel

Menara Babel

Tidak ada satu kekuatan manusia pun di bumi yang dapat melawan kekuatan Allah. Begitu juga ketika menara itu didirikan untuk mencapai langit, maka Tuhan juga bertindak pada saat itu juga.

Video ini berisi tentang kelanjutan kisah pada Menara Babel (bagian 1) dan inilah akhir dari segala upaya manusia untuk mendirikan menara tersebut. mengapa menara itu disebut dengan “Menara Babel”? Mari temukan jawabannya di sini:

watch

Menara Babel (bagian 2) is a post from: Renungan Harian Kristen

Menara Babel (bagian 1)

Posted: 25 Jun 2014 08:42 PM PDT

Menara Babel

Menara Babel

Pada saat itu, manusia di bumi memiliki bahasa yang sama dan mereka mempunyai rencana untuk mendirikan sebuah menara yang tingginya mencapai langit. Menara itu pun telah dibangun akan tetapi terjadi sesuatu yang tidak mereka inginkan.

Apa yang Tuhan turunkan atas bangsa-bangsa itu? Dan apa yang akan terjadi pada menara itu selanjutnya? Temukan jawabannya pada video yang berikut ini:

watch

Menara Babel (bagian 1) is a post from: Renungan Harian Kristen

Kunci Berkat

Posted: 25 Jun 2014 08:17 PM PDT

Kunci Berkat

Kunci Berkat

Pernahkah kita kehilangan sebuah kunci ketika hendak membuka pintu rumah? Lalu apakah pintu itu akan dapat dibuka dengan menggunakan kunci yang lain? Tentu saja pintu akan terbuka hanya dengan menggunakan kunci yang tepat.

Begitu juga dengan berkat-berkat yang kita inginkan. Kita tidak akan bisa membuka pintu berkat itu dengan kunci yang tidak tepat. Kunci untuk membuka berkat itu adalah dengan “mengucap syukur” kepada Tuhan.

Sama seperti Yesus ketika Dia hendak memberi makan 5000 orang dan hanya terdapat 5 roti dan dua ikan. Yesus mengucap syukur akan apa yang ada pada-Nya saat itu dan mujizatpun terjadi. Ada kelimpahaan saat ucapan itu terjadi.

Jangan pernah berhenti untuk selalu mengucap syukur karena di dalam ucapan syukur terdapat kekuatan untuk dapat membuka pintu-pintu berkat Tuhan. Jangan pula berfokus pada apa yang tidak kita miliki namun bersyukurlah dengan apa yang telah kita miliki saat ini.

Tidak ada mujizat yang tidak bisa Tuhan Yesus lakukan dalam kehidupan kita. Asalkan kita mau terus berusaha tanpa ada rasa putus asa maka Tuhan akan memberkati semua yang kita lakukan. Bersyukurlah dalam segala hal, termasuk ketika kita terpuruk karena disitulah mujizat Tuhan akan dinyatakan.

Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

1 Tesalonika 5:18

 

Kunci Berkat is a post from: Renungan Harian Kristen

Be Yourself


Be Yourself

Posted: 25 Jun 2014 11:41 AM PDT

"The Son of Man …a friend of tax collectors and sinners" (Matthew 11:19, NIV)

I'm not that popular. But I have known a few people who have tried hard to be my friend. But the more they tried, the more I've run away. Why? Because authentic friendships are based on freedom rather than 'forcing.' I'm sure you have met people like this. Their over-eager and over-do always suffocated us before the friendship even begin. You and I, too, have the tendency to try hard to 'force' ourselves when we try to make friend with others.

If you are in need of friends – be yourself. I mean, don't pretend to be someone you're not. It is worthy to ask why Jesus was a good friend. What is clear when I read the Gospels story is that Jesus was always Himself. It is impossible to think of a meeting where Jesus puts on some sort of pretentious act to impress people. Jesus didn't find His value in other people; He didn't need people's approval or appreciation. His security was always rooted in the fact that His Father loved Him. He didn't get this from friends, but from time alone with God. Therefore, He being friend with others not to get something from them but because He being Himself always (Note: By being Himself, Jesus was not only winning many friends but also make enemies because hypocrites hate authentic friendships).

To be ourselves is the stepping-stone to all friendships. People generally will try to avoid those who a lack in security, too talkative and too withdrawn. Now that we're Christians, we must remember that God's favour is with us and nothing else can stand against us – not even people's reactions to us. Just be yourself in Christ. Everyone needs friends. Everyone needs good friends. Everyone appreciate when you being yourself.

THINK BIG. START SMALL. GO DEEP.

Best Blogger Tips

Teguh Terhadap Janji Tuhan


Teguh Terhadap Janji Tuhan

Posted: 24 Jun 2014 11:00 AM PDT

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 25 Juni 2014

Baca:  Roma 4:18-25

"dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan."  Roma 4:21

Berbicara tentang keteguhan hati menantikan janji Tuhan, rasul Paulus mengajak kta untuk belajar dan meneladani hidup Abraham,  "Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa,"  (Roma 4:18).  Pada waktu itu Abraham telah berumur 100 tahun, Sara juga sudah tidak mungkin lagi mengandung karena rahimnya telah tertutup.  Jadi untuk memiliki keturunan, secara manusia hal itu adalah mustahil.

     Namun Tuhan telah berjanji kepada Abraham bahwa ia akan memiliki keturunan yang banyaknya seperti bintang di langit.  "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu."  (Kejadian 15:5).  Dalam situasi demikian Abraham dan Sara memiliki alasan kuat untuk meragukan janji Tuhan dan imannya memudar.  Tetapi Alkitab menyatakan:  "...terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah,"  (Roma 4:20), maka  "...TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran."  (Kejadian 15:6).  Seringkali apa yang dijanjikan Tuhan itu apabila kita ukur dan bandingkan dengan kenyataan yang ada sangat bertolak-belakang.  Adalah manusiawi sekali jika Sara sempat tertawa mendengar janji Tuhan itu karena ia sadar bahwa usianya sudah tua.  Ditinjau dari sudut ilmiah dan akal sehat tidaklah mungkin seorang wanita yang telah mati haid dapat mengandung.  "Allah telah membuat aku tertawa; setiap orang yang mendengarnya akan tertawa karena aku."  (Kejadian 21:6).  Kalau janji tersebut disampaikan kepada kita saat ini pastilah kita juga akan tertawa dan sulit untuk percaya.

     Intinya, kepercayaan Abraham terhadap janji Tuhan tidak terpengaruh sedikit pun oleh situasi dan keadaan yang ada.  Mata imannya terus tertuju kepada Tuhan.  Sikap inilah yang harus kita praktekkan dalam kehidupan ini.  Bagaimana dengan kita?  Iman percaya kita seringkali bergantung pada situasi dan keadaan yang ada dan akhirnya kita pun tidak mengalami penggenapan janji Tuhan secara penuh, karena sikap kita yang mudah berubah.

Mari kita  "...hidup karena percaya, bukan karena melihat."  2 Korintus 5:7

Otoritas Tuhan Yesus


Otoritas Tuhan Yesus

Posted: 24 Jun 2014 05:34 PM PDT

Posted on by Saat Teduh

- Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus -

Bacaan Alkitab hari ini:  Markus 11

Otoritas adalah hak atau wewenang untuk bertindak atau untuk mengatur. Salah satu penyebab permasalahan yang muncul dalam pelayanan Tuhan Yesus disebabkan karena ketidakmengertian para imam kepala, para ahli Taurat, dan orang-orang Fairsi tentang otoritas Tuhan Yesus. Sebenarnya, ketidakmengertian mereka itu disebabkan karena sikap keras kepala. Mereka tidak mau tunduk terhadap otoritas Tuhan Yesus. Hal ini berbeda dengan sikap orang banyak yang lebih terbuka terhadap otoritas Tuhan Yesus saat mereka melihat penyembuhan orang sakit, pengusiran setan, dan mujizat yang dilakukan oleh Tuhan Yesus.

Dalam bacaan Alkitab hari ini, kontras kedua macam sikap di atas terlihat jelas. Para pemilik keledai tanpa ragu-ragu merelakan keledai mereka untuk dipakai oleh Tuhan Yesus (11:1-7), sedangkan imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi mempertanyakan otoritas Tuhan Yesus yang mengusir para pedagang yang berjual beli di halaman Bait Allah serta membalikkan meja-meja para penukar uang dan bangku-bangku para pedagang merpati (11:15-18, 27-28). Semua reaksi negatif yang ditunjukkan oleh para imam kepala dan para ahli Taurat dilatarbelakangi oleh ketidaksediaan untuk mengakui otoritas Tuhan Yesus (11:28).

Injil Yohanes menguraikan secara terus terang bahwa Tuhan Yesus adalah Allah—Sang Pencipta—yang menjadi manusia (Yohanes 1:1-3, 14). Dialah yang menciptakan dunia (termasuk manusia), tetapi dunia (manusia) tidak mengenal Dia dan tidak bersedia menerima Dia (1:10-11), artinya tidak bersedia mengakui otoritas keilahian-Nya. Seandainya manusia bersedia menerima Dia, tentulah manusia tidak akan mempertanyakan otoritas Tuhan Yesus! [P]

Markus 11:28b
"Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepada-Mu, sehingga Engkau melakukan hal-hal itu?"

Pengakuan dan pengampunan dosa

Posted: 24 Jun 2014 05:32 PM PDT

Posted on by Saat Teduh

Baca: 2 Samuel 12:1-31

Kita bisa menyembunyikan dosa kita dari orang lain sehingga mereka tak tahu, tetapi bisakah kita menyembunyikan dosa kita dari Allah, yang Maha Tahu? Sesudah berzina dengan Batsyeba, Daud diam-diam saja selama beberapa waktu. Ia tidak mengakui dosanya di hadapan Allah. Namun dari Mazmur 32 kita bisa melihat bahwa ia merasa menderita juga bila menyimpan-nyimpan dosanya.

Akan tetapi, Tuhan tidak bisa mendiamkan dosa orang untuk selamanya. Allah mungkin menunda hukuman, tetapi kita harus mengingat bahwa tak ada dosa yang terlewatkan oleh Allah. Maka melalui perumpamaan (1-4), nabi Natan mengajak Daud untuk melihat dosanya hingga kemudian ia menyadari bahwa Tuhan sedang menegur dia atas dosa-dosanya (5-9, 13). Dosa Daud kemudian mendatangkan hukuman: dosa seksual akan melanda keluarganya (11-12) dan anak yang sedang dikandung Batsyeba akan mati (14). Apakah ini berarti bahwa Tuhan tidak mengampuni dosa Daud? Bukan demikian, tetapi hukuman memang merupakan konsekuensi dari dosa yang telah dilakukan manusia.

Namun Tuhan tidak berhenti sampai di sini. Kasih karunia-Nya tetap tercurah atas Daud dan Batsyeba kemudian melahirkan anak lagi (24-25). Allah meneruskan berkat-Nya dengan kemenangan Israel dalam peperangan melawan bani Amon di Raba (26-31). Dosa-dosa Daud memang mendatangkan hukuman yang sangat berat, tetapi Allah yang penuh anugerah itu tidak menghancurkan kehidupan Daud sehingga ia masih bisa mengalami berkat-berkat Allah.

Kisah dosa dan pengampunan Allah memang banyak terdapat di dalam Alkitab. Namun kita harus paham bahwa semua itu tertulis bukan untuk mendorong orang berbuat dosa, melainkan untuk memperingatkan kita tentang bahaya dosa. Karena itu, kita harus menghindari dosa, dengan cara apa pun. Bila kita jatuh juga ke dalam dosa, kita tahu bahwa Kristus telah menanggung dosa-dosa kita di salib. Maka datang kepada-Nya merupakan satu-satunya jalan terbaik untuk pengampunan dosa kita, agar kita tetap beroleh kasih karunia-Nya.

- Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  -

Wednesday, 25 June 2014

Kasih


Kasih

Posted: 25 Jun 2014 12:20 AM PDT

Kasih

Kasih

Setiap orang mempunyai caranya sendiri untuk mendeskripsikan tentang “kasih”. Satu kata yang memiliki jutaan arti bagia setiap orang yang menerimanya. Kasih itu memiliki arti yang penting baik bagi si pemberi kasih maupun penerima kasih itu sendiri.

Dalam Alkitab, kasih juga telah dijelaskan tentang definisinya. Lantas apakah kita juga memiliki kasih yang seperti itu dalam kehidupan kita? Jangan pernah melewatkan kehidupan ini tanpa kasih di dalam hati kita. Lihat videonya:

Kasih is a post from: Renungan Harian Kristen

9 Buah Roh

Posted: 24 Jun 2014 10:20 PM PDT

9 Buah Roh

9 Buah Roh

Apa yang anda ketahui tentang buah-buah Roh? Apakah buah-buah Roh tersebut juga ada dalam diri kehidupan anda? Mari kita lihat apa saja kesembilan buah Roh itu yang juga terdapat dalam injil Galatia melalui sebuah tayangan video berikut ini:

9 Buah Roh is a post from: Renungan Harian Kristen

Bukan dengan Pukulan

Posted: 24 Jun 2014 07:23 PM PDT

Bukan dengan Pukulan

Bukan dengan Pukulan

Saya pernah melakukan kunjungan ke salah satu rumah teman saya. Secara tidak sengaja, saya melihat istrinya sedang memukul anaknya hingga anak itu menjerit dan menangis. Saya pun hanya terdiam dan mencoba untuk tetap memperhatikan kejadian tersebut.

Tidak lama kemudia teman saya mengajak saya masuk untuk kemudian berbincang. Saya pun langsung bertanya, “Apa yang telah dilakukan istrimu terhadap anak itu? Dia anakmu bukan?” Dengan tertawa kecil teman saya menjawab, “Itu sudah biasa terjadi dalam keluarga kami. Jika tidak dipukul maka anak itu tidak akan pernah menurut.”

Kekerasan tidak akan membuat sebuah masalah menjadi selesai. Justru hal itu akan membentuk sebuah karakter yang buruk bagi orang lain terlebih lagi ketika kekerasan itu dialami oleh anak-anak. Itu sama halnya kita telah menanamkan hal buruk kepadanya sejak dini.

Jika kita menemui kesalahan pada diri orang lain, maka tegurlah dengan kasih. Ajarilah dia dengan cara yang baik tanpa membuatnya menjadi takut pada kita. Kekerasan akan membuat seseorang menjadi tertutup dan menyimpan dendam pada diri kita. Jangan pernah lakukan itu jika kita mengaku sebagai anak-anak Tuhan karena Tuhan Yesus itu adalah kasih.

Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.

Yohanes 13:34

Bukan dengan Pukulan is a post from: Renungan Harian Kristen

KAMPANYE HITAM


KAMPANYE HITAM

Posted: 24 Jun 2014 04:00 PM PDT

Matius 9:33-34 Dan setelah setan itu diusir, dapatlah orang bisu itu berkata-kata. Maka heranlah orang banyak, katanya: "Yang demikian belum pernah dilihat orang di Israel." Tetapi orang Farisi berkata: "Dengan kuasa penghulu setan Ia mengusir setan."

Menjelang Pilpres, kita sering mendengar kata-kata di atas di media massa. Satu sama lain, adu cepat, saling melontarkan bahwa pihak seberang melakukan black campaign. Saya tidak sedang berkampanye, saya hanya mengambil ilustrasi dari kondisi terkini supaya Anda mengerti yang saya maksud. Mungkin perlu kita tahu terlebih dahulu apa definisi dari Black Campaign atau Kampanye Hitam. Jika ada seseorang, anggap saja namanya Jack, dilepaskan dari penjara karena tertangkap membunuh, lalu ketika dia sampai di rumah, beberapa tetangganya kasak kusuk mengatakan, "Oh, ini yang baru saja keluar dari penjara karena membunuh." Lalu beberapa tetangga ini mulai berbisik ke tetangga lain yang tidak sebelumnya tidak mengenal Jack, "Hati-hati, dulu dia pernah membunuh dan sekarang baru saja keluar dari penjara." Teman, terlepas dari etis atau tidak menyebarluaskan keburukan orang lain, hal seperti ini bukan definisi dari kampanye hitam. Sebaliknya, misal Jack adalah orang baik-baik, dan dia baru saja memenangkan gelar karyawan terbaik di kantornya. Lalu ketika dia sampai rumah, tetangganya, John, berbisik ke tetangga lain, "Tahu nggak kamu kalau Jack baru saja keluar dari penjara karena membunuh. Pantas dia jarang keluar rumah, mungkin karena malu." Nah, ini yang disebut kampanye hitam. Ketika seseorang menyebarluaskan sesuatu yang bukan fakta. Saya katakan ini supaya Anda dapat membedakan mana yang disebut kampanye hitam (menyebarluaskan kebohongan kepada publik) dan mana yang bukan.

Kampanye hitam sudah terjadi sejak ribuan tahun lalu. Iblislah dalang di balik semuanya. Ya, iblis selalu melakukan kampanye hitam kepada anak-anak Tuhan mengenai Bapa Sorgawi. Seperti ayat renungan kita di atas, ketika Yesus mengusir setan dari orang bisu, orang Farisi mengatakan kepada orang banyak bahwa YESUS mengusir setan tersebut dengan kuasa gelap. Si Farisi melakukan hal tersebut supaya orang banyak tidak ingin dekat dengan YESUS dan supaya mereka mengira YESUS itu jahat. Tujuan iblis berkampanye supaya Bapa terlihat seolah-olah suka menghukum, mengijinkan hal-hal buruk, menjauh ketika anakNYA berbuat dosa, hanya mengasihi orang yang sungguh-sungguh, lebih menjawab doa yang dipanjatkan oleh hamba TUHAN ketimbang pendosa, dan lain sebagainya. Kampanye hitam selalu ditujukan untuk 'membunuh' karakter seseorang.

Namun Anda jangan terjebak di dalam kampanye hitam tersebut. Anda bisa membaca kebenaranNYA bahwa BAPA, karena begitu besar kasihNYA, DIA merelakan AnakNYA yang tunggal untuk menyelamatkan semua orang, bukan hanya bagi mereka yang sungguh-sungguh. Jika AnakNYA saja DIA berikan, bagaimana mungkin kita dapat berkata bahwa Bapa yang mengijinkan masalah, seperti sakit penyakit, di dalam hidup kita. Satu-satunya cara terbebas dari kampanye hitam iblis adalah dengan membaca dan merenungkan kebenaran Firman Tuhan. Begitu juga saat Anda memilih Presiden nanti. Jangan terjebak dengan kampanye hitam segelintir kelompok. Jangan terjebak dengan apa kata orang. Pilihlah Presiden yang Anda tahu jelas pekerjaannya. Seperti kata Firman Tuhan dalam Yoh 14:10-11 kalau kita ragu akan sesuatu, kita bisa melihat kepada pekerjaan-pekerjaan yang telah dilakukan. Ya, mungkin saja pekerjaannya baru setengah jalan, tapi itu bisa menjadi indikator yang cukup baik, dibandingkan dengan yang sama sekali belum kelihatan pekerjaannya. (penulis: @mistermuryadi)

“AKULAH KEBANGKITAN DAN HIDUP” 1 Korintus 6:12 1 Korintus 8:3 2014 ABRAHAM ABRAHAM: Membangun Mezbah Abram absalom Agama Tidak Menyelamatkan Agnes Monica AGU ROHANI KRISTEN AJARKU BERDIAM Alkitab Allah allah anak allah bapa Allah Peduli Allah Taala Allah Yang Setia Amsal 11:27 Anak Domba ANAK SEKOLAH MINGGU Anniversary Are We Prepared asmirandah Asmirandah Zantman Atas Dosa Awesome God ayub bagi tuhan bangsa isreal Bapa Selidiki Hatiku Baptisan Batasan Belajar berbuat baik Berdoa Berdoalah ‪BERHASIL‬ BERHENTI MEMBATASI IMAN ANDA berita baik Berita Injil Berkabung Berkat dan Undian Berlari Padamu berserta lirik lagu berusahalah mendapatkannya Betapa Hatiku Boy Sopranos carilah perdamaian Christmas Song Cinta-Ku Cintamu Damai BersamaMu Dampak Kekosongan dan yang terpenting DARI TERBIT MATAHARI Darlene Zschech daud Di Setiap Nafasku dikasihi yesus doa harian kristian Doa Mengubah Segala Sesuatu doaku doktrin Domba Domba Allah dosa Dosa Percabulan Dosa Serakah efesus 6:1-3 embun faith firman Firman‬ Tuhan gerija tuhan Get Our Hands Dirty GMB GNF good friday GoodNews Fellowship GoodNews Fellowship Matang goodnews green height GoodNews2us Green Height Grezia hakim segala bangsa hamba rokok Hanya Yesus Juruselamat Harapan Bangsa Harapan Bangsa Lyric Hargai harta Hidup How great is our GOD Hubungan hubungan keluarga ia dikenal oleh Allah Iman iman petrus agung Indah oh Indah Injil Iraq Isa Almasih Jaclyn Victor Jadikan Aku Indah jalan yang lurus janda JANGAN BERKOMPROMI Jangan Pernah Bersedih Jangan sombong jason jauhilah yang jahat Jeffry Tjandra Jesus JIKALAU BUKAN TUHAN SIA-SIALAH USAHA KITA Jodoh Impian John 3:16 jujur jumaat agung Kagumi KARENA TAK PERCAYA Kasih Allah Kasih SetiaM Kasih Tuhan Kasih Yesus Kasihilah sesama manusia Kasihilah Tuhan Allahmu Kau Saja Kaulah Harapan kayu salib kebenaran Kegagalan kehidupan keilahian Yesus Kejadian 2:18 Keluaran 14: 16 KEMARAHAN Kemenangan KESAKSIAN Keselamatan KETIKA DOSA DIBERESKAN Khotbah Khotbah Pastor Kingdom of God Kisah Dua Lelaki kisah lucu kristian Kisah Penjual Minuman Kisah Teladan Kisah Tiga Pokok ‎Kitab‬ Suci Krismas kristen kristian Kristus kuasa doa kumenyembah kutetap setia Kutukan Setan Lagu Hari Natal lagu rohani Lagu Rohani Kristen Lagu Rohani Terbaru Lagu Rohani Terbaru 2014 - PertolonganMu - Citra lagu Yesus Lahir LAPAR DAN HAUS AKAN TUHAN LAZARUS Lebih Dalam Lirik Lagu Rohani Kristen LYDIA KANDOU Marah Menimbulkan Celaka Markus 16 masalah berat matius Matius 22:37-40 mazmur 1:1 - 1:3 mazmur 23 Mazmur 34:15 Membangun Mezbah MENANGGAPI MUSIBAH Mengejar Hadirmu - GMB Mengembangkan Talenta MENGENAL YESUS Menggigil Kedinginan Menjadi Bijak Menjadi‬ orang ‎menurut‬ prinsip ‪Tuhan‬ Merawat Hubungan Mike Mohede Miliki miskin mujizat tuhan mujizat tuhan kasih tuhan Mujuzat Itu Nyata Nabi Musa NAFSU Nama Yesus Natal Nikita oleh Isa Almasih orang yang diberkati orang yang mengasihi Allah Oxygen True Worshippers Youth Palestin dan Israel Pastor Jeffrey Rahmat Pastor Luke Pdt. Gilbert Lumoindong Pencuri Kue Penganiayaan Kristian perintah Perkahwinan perkara doa Perkongsian Perkongsian Kebaktian Pertolongan petrus agung pilihan yang salah Puji Puji dan Sembah Putus Hubungan roh kudus Roma 15:13 Roma 5:1-5 SAAT ANDA MERAGUKAN KASIHNYA SAATNYA PEREMPUAN BERPERAN salah fokus Sampai Sesuatu Terjadi Santa Claus Sarah Sarai Sari Simorangkir Sdri Maria Selamat hari Krismas Selamat hari natal Sembah semua bangsa Semua Orang Pasti Menangis sentuh hatiku September 25 2015 September 7 SERI UTUSAN TUHAN Seru Nama Yesus sidney mohede Sikap Rendah Hati Single Forever Stefano Sanjaya stop worrying Sudah Selesai Sukacita Surga syukur Taurat Musa Telinga Ibu Tepat pada Waktu terima kasih kepada Yesus Penyelamat saya Terlalu Besar Teruskan Berdoa The Power of Your Love Tiba Saatnya Tinggal Dalam Firman Titus 2:7 True Worshippers True Worshippers Youth tuhan Tuhan Dengar Doaku Tuhan menjadi Manusia Tuhan Pasti Sanggup Tuhan Tidak Dapat Mencegah Manusia Untuk Berbuat Jahat Tuhan Yesus Turun dan Naik untuk orang lain UTUSAN TUHAN Vania Larissa Vanissa Larissa Wahyu YANG ADA DI ALKITAB Yang Lumpuh disembuhkan yang terutama Yeremia 17:5 Yesaya 1:18 Yesaya 27:3 Yesus Yesus JuruselamatKu YESUS KEKUATANKU YESUS KRISTUS Yesus Tuhan Yohanes